Bocah yang Terseret Arus Drainase Saat Hujan Deras Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:46:31 WIB

Jasad korban saat dievakuasi tim pencarian
Jasad korban saat dievakuasi tim pencarian

IMCNews.ID, Jambi - Bocah lima tahun bernama Aisyah yang terseret derasnya aliran drainase di Perumahan Sigasland, Kota Jambi akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

Jasad korban ditemukan 5 kilometer (km) dari posisi awal dia dilaporkan hilang. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (12/12/2025) sore saat hujan deras tengah melanda Kota Jambi.

Saat itu, korban sedang bermain hujan bersama dua temannya. Ketika ditemukan jasad korban tersangkut di semak-semak drainase.

"Setelah dievakuasi tim Basarnas Jambi, jasad Aisyah dibawa ke rumah duka di Perumahan Sigasland, RT 45 Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi," kata Dantim Operasi SAR Kantor Basarnas Jambi, Djuniato, Sabtu (13/12/2025).

Tim SAR melakukan penelusuran di aliran drainase. Korban ditemukan tersangkut di semak-semak drainase RT 14 Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Simpang III Sipin yang jaraknya sekitar 5 km dari lokasi awal tenggelam.

"Setelah kami temukan korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Peristiwa ini bermula pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB, saat korban bermain hujan bersama dua temannya di sekitar Perumahan Sigasland RT 45.

Diduga korban terpeleset dan terseret arus drainase yang deras akibat hujan. Kantor SAR Jambi menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 18.30 WIB dari Camat Kota Baru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak delapan personel rescuer diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 18.55 WIB untuk melakukan pencarian.

Pencarian dihentikan sementara karena sudah larut malam dan kemudian dilanjutkan keesokan harinya.

“Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi SAR terhadap korban hanyut dinyatakan ditutup,” kata Djuniato.

Dalam operasi ini, Tim SAR gabungan melibatkan unsur Basarnas Jambi, Polresta Jambi, BPBD Kota Jambi, Damkartan Kota Jambi, serta dibantu oleh masyarakat setempat. (*)



BERITA BERIKUTNYA