IMCNews.ID, Muarabulian - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang Hari mencatat sebanyak 112 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) ditemukan di Kabupaten Batang Hari hingga Desember 2025.
Kasus paling tinggi terjadi pada Januari dengan 34 kasus. Kemudian Februari 18 kasus, Maret 11 kasus, April 7 kasus, Mei 7 kasus, Juni 6 kasus, Juli 2 kasus, Agustus 9 kasus, September 9 kasus, Oktober 1 kasus, November 5 kasus dan Desember 3 kasus.
Penanggung jawab Program DBD bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Batang Hari, Novita Sari mengatakan saat ini pada bulan Desember kasus DBD cenderung stabil atau turun walaupun musim hujan.
"Kasus Desember hanya tiga kasus ditemukan," katanya
Wilayah paling rentan adalah Muara Bulian, Puskesmas Jembatan Emas, dan Muara Tembesi, karena luas wilayah, populasi banyak, dan banyak genangan air.
Usia yang sering terpapar yaitu usia produktif 15 sampai 49 tahun paling banyak terdampak.
Untuk itu ia menghimbau masyarakat menerapkan 3M Plus menguras, menutup, mendaur ulang, dan menghindari genangan air.
“Kami minta waspada dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD,” imbuhnya. (*)
Lepas 443 JCH Provinsi Jambi Kloter BTH 21, Wagub Sani: Jaga Kesabaran dan Keikhlasan
Pemerintah Diingatkan Jaga Kepercayaan Psar Imbas Utang Negara dan Tekanan APBN
Judi Online Racuni Hampir 200 Ribu Anak Indonesia, Bahkan Usia di Bawah 10 Tahun
Pemerintah Diminta Percepat Substitusi Impor Sikapi Rupiah yang Kian Melemah
Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci