IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 66 ton beras disiapkan untuk disalurkan ke Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi yang terdampak bencana.
Bantuan beras itu akan disalurkan berdasarkan usulan kepala daerah yang membutuhkan.
"Kita telah menyiapkan beras cadangan pemerintah, ada 66 ton akan kita berikan kepada daerah yang dilanda bencana," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, Jumat (5/12/2025) kemarin.
Beras cadangan itu juga bisa digunakan untuk mengendalikan pasar (intervensi) jika terjadi lonjakan harga.
Dia mengatakan bahwa cadangan beras pemerintah itu akan kembali ditambah sebanyak 6 ton pada 2026.
"Dulu punya 300 ton, sudah dikeluarkan untuk banjir, kebakaran. Tahun depan ditambah anggaran untuk 6 ton, yang jelas pemprov siap menghadapi situasi bencana yang ada di Jambi," ungkapnya.
Selain stok pemerintah, Bulog Jambi juga memastikan persediaan cadangan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Provinsi Jambi hingga April 2026, sekaligus menegaskan tidak perlu impor.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jambi Ali Ahmad Najih Amsari menjelaskan ketersediaan beras di Jambi tercatat sekitar 25.936 ton dan stok dalam perjalanan 16.110 ton.
Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga April 2026. Cadangan tersebut tersebar di wilayah Kota Jambi, Batanghari, Muaro Jambi, Kantor Cabang Kuala Tungkal, Kantor Cabang Merangin, Kantor Cabang Muaro Bungo dan Kantor Cabang Sungai Penuh. (*)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Deklarasi Tolak Zona Merah, Warga Bakal Geruduk Kantor Pertamina