IMCNews.ID, Jambi - Rumah Sakit (RS) Abdurrahman Sayoeti yang berada di daerah Seberang Kota Jambi masih sepi kunjungan. Padahal, RS plat merah itu sudah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Jefrizen, menduga minimnya kunjungan ini karena kurangnya sosialisasi.
"Sudah mulai berjalan. Kunjungan pasien sudah ada perkembangan. Namun kami melihat, mungkin bisa lebih disosialisasikan lagi pada masyarakat, karena kunjungannya masih kurang," katanya.
Sosialisasi perlu dilakukan supaya masyarakat sekitar tahu bahwa RSUD Abdurrahman Sayoeti sudah melayani pasien BPJS Kesehatan.
"Pelayanan sudah cukup baik, ada beberapa ruangan rawat inap," sebutnya.
Sementara Dirut RS Abdurrahman Sayoeti, dr Anastasia Yekti mengatakan, setelah menerima pasien BPJS Kesehatan, kini rata-rata per hari ada 10 kunjungan pasien.
"Sebelum bekerjasma dengan BPJS Kesehatan malah tidak ada kunjungan pasien," katanya.
Mengenai SDM tenaga kesehatan, sebut Yekti, memang masih ada beberapa yang sangat dibutuhkan. Karena saat ini dokter spesialis di RS tersebut hanya ada tujuh orang. Dua merupakan ASN dan limanya non ASN.
"Kalau untuk 4 dasar sudah cukup. Spesialis yang kita butuhkan sekarang yakni untuk Bedah, Anak, Radiologi, dan Patologi Klinik. Minimal itu," ungkapnya.
Sementara untuk tenaga kesehatan lainnya sebut Yekti, dengan kondisi kunjungan pasien saat ini masih tertangani. "Masih cukup," ujarnya.
Untuk perlengkapan medis memang sebut Yekti, masih ada alat kesehatan yang dibutuhkan. Terutama untuk peralatan laboratorium. (*/IMC01)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan