Tol Ruas Jambi-Rengat Ditarget Selesai 2024

Selasa, 06 September 2022 - 18:05:51 WIB

BIMCNews.ID, Jambi - Jalan tol ruas Jambi-Rengat (Riau) ditargetkan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jambi selesai pada 2024 mendatang.

Kepala BPJN Jambi, Bosar Pasaribu, Senin (5/9/2022) mengatakan, ruas jalan tol Jambi-Rengat ini sepanjang 198 kilometer.

Dalam kesempatan ini, ia memastikan ruas jalan tol batas Sumatera Selatan (Sumsel) sampai ke Tempino (Jambi) nantinya juga menjadi prioritas pembangunan tol Trans Sumatera.

Menurut dia, ruas tol dari batas Sumsel mulai dari Sungai Landai sampai Tempino, Kabupaten Muarojambi itu, menjadi salah satu program prioritas yang menjadi fokus untuk diselesaikan oleh pemerintah.

"Beberapa bulan ke depan sudah bisa tender sehingga pada semester pertama 2023 sudah masuk pada pekerjaan jalan konstruksi fisik dan pada 2024 sudah selesainya batas Sumsel -Tempino (Jambi) dan sudah bisa digunakan," kata Bosar.

Saat ini, lanjut dia, pembebasan lahan untuk proyek jalan tol sepanjang 15,4 kilometer, yang diperkirakan memakan biaya sebesar Rp2 triliun ini, akan selesai pada akhir 2022.

Untuk pembebasan lahan yang berada di Sungai Landai hingga Tempino (Pondok Meja) terdapat beberapa tahap penyelesaian, seperti inventarisasi oleh BPN, setelah itu dilakukan penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), yang dilanjutkan dengan musyawarah.

"Kalau musyawarah ini, tanah warga yang terkena jalan tol, bisa diganti tanah di tempat lain dengan harga yang sama, dan bisa juga langsung dibayarkan dengan uang," kata Bosar.

Proses pembebasan lahan ini sudah mencapai 75 persen inventarisasi serta 19 persen penilaian dari KJPP. Namun untuk lahan di wilayah Pondok Meja masih dalam proses inventarisasi.

Namun bukan berarti pembangunan tanpa kendala. Bonsar mengaku masih menemui beberapa kendala. Salah satu kendala yakni adanya proyeksi jalan sepanjang 25-28 kilometer yang ternyata masuk ke dalam wilayah hutan produksi yang saat ini dikelola PT WKS.

"Pembebasan lahan hutan produksi ini diperkirakan akan menyita waktu karena harus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya," katanya.

Kendala lainnya, menurut dia, masalah pembebasan lahan karena terdapat peta wilayah untuk proyek yang masuk daerah Jambi. Tetapi tim pembebasan lahan masuk di Riau.

Namun, masalah pembebasan lahan, ia mengakui hanya persoalan miskomunikasi yang bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Termasuk juga adanya upaya komunikasi untuk menyelesaikan lahan yang masuk wilayah hutan produksi.

Nantinya dengan adanya jalan tol ini, maka total dari Tempino (Jambi) hingga Palembang (Sumsel) sepanjang 250 kilometer bisa ditempuh dalam empat jam perjalanan Jambi-Palembang dan sebaliknya. (*)



BERITA BERIKUTNYA