IMCNews.ID, Muaro Jambi - Penemuan jasad nenek Nur Aini (76) membuat heboh warga RT 01, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.
Jasad sang nenek ditemukan Minggu (28/11/2021) kemarin. Nenek Nur Aini merupakan warga Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Informasinya perhiasan perhiasan dan uang sang nenek juga hilang. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi oleh pihak kepolisian. Korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 10.00 WIB dan diketahui sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut Adi, salah seorang saksi, awalnya dia datang ke tempat sang nenek untuk memesan kopi. Tetapi nenek tidak menyahut dengan posisi seperti orang yang tertidur. Saksi kemudian memanggil dua rekannya ke lokasi.
BACA JUGA : Polisi Dalami Motif Pembunuhan Berantai Lima Warga
"Tapi nenek juga tidak bergerak, akhirnya kawan memanggil Uni Bare Solok, kemudian Uni Bare Solok datang dan melihat langsung kondisi nenek dan melihat ada darah," ujarnya.
Kemudian, kata dia, Uni Bare Solok melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setemlat dan keluarga korban.
"Kami (saksi) tidak berani masuk. Ada yang menghubungi keluarga korban, yang masuk cuma keluarga, kami di depan," jelasnya.
Rumah korban sudah dipasangi garis polisi. Ketua RT 01, Mendalo Darat, Joni mengatakan, awalnya ia diberitahu oleh warganya bahwa ada keramaian. Dia mengira ada kecelakaan lalu lintas.
"Kami biasa memanggil Nenek, dia domisili saja disini, karena buka usaha, jadi nenek ini ngontrak, buka usaha jualan kopi," jelasnya.
Kasi Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi mengatakan, tim reskrim sedang melakukan olah TKP. Saat kejadian, menurut warga dan keterangan Ketua RT, suami korban sedang pergi mencari ikan ke sungai.
"Suaminya memang hobi nyari ikan," sebutnya. (IMC01)
Gubernur Al Haris Apresiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi
Produktivitas Industri Topang Kenaikan BI Rate Jadi 5,75 Persen, Rupiah Menguat
Pemerintah Kembali Berikan Diskon Tarif Transportasi, Kali Ini Dalam Momen Libur Sekolah
Selat Hormuz Bisa Dilewati Tanpa Biaya Selama 60 Hari, Ditanggung Iran
Gubernur Al Haris: ISMI Jadi Wadah Pengabdian untuk Membangun Jambi