IMCNews.ID, Jambi - Lonjakan kasus COVID-19 di Provinsi Jambi terus melejit. Periode 7 Juni hingga 13 Juni, seluruh daerah di Provinsi Jambi zona oranye. Bahkan, tiga daerah, yakni Kota Jambi, Tanjab Barat dan Muaro Jambi berada di zona merah.
Hal ini diketahui berdasarkan data yang diterima dadi satgas penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Selasa (15/6/2021) malam tadi.
"Tiga daerah zona merah, Tanjab Barat, Muaro Jambi dan Kota Jambi," kata jubir satgas penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah.
Sisanya, 8 Kabupaten/Kota yang berada di zona oranye yakni Sungai Penuh, Kerinci, Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, Batanghari dan Tanjab Timur.
Untuk diketahui, Selasa (15/6/2021) kemarin, angka kematian akibat COVID-19 di Provinsi Jambi terus bertambah. Terjadi penambahan 4 orang meninggal akibat COVID-19 di Provinsi Jambi yang semuanya berasal dari Kota Jambi.
Kini, angka kematian di Provinsi Jambi akibat COVID-19 sudah mencapai angka 212 orang. Kemudian, pasien terkonfirmasi positif juga bertambah 128 orang sehingga totalnya menjadi 11.247 orang.
Penambahan pasien terkonfirmasi ini berasal dari Muaro Jambi 45 orang. Kemudian 50 orang asal Kota Jambi, Sarolangun 20 orang dan Tebo 13 orang.
Sementara angka kesembuhan juga bertambah sebanyak 44 orang. Sebanyak 30 orang tambahan pasien sembuh berasal dari Kota Jambi. Kemudian Tebo 9 orang dan Tanjab Barat 5 orang. (IMC01)
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Batik Air Terbang Perdana Jakarta-Bungo, Gubernur: Pemicu Pemerataan Pembangunan