IMCNews.ID, Jambi - Debit Sungai Batanghari saat ini dalam status siaga 1. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah menyampaikan kondisi itu masih dalam kategori aman.
Namun dia memperingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Batanghari untuk tetap waspada.
"Tinggi muka air masih di posisi sembilan, yang perlu diwaspadai di posisi 11," katanya, Selasa (2/12/2025) kemarin.
Menurut Bachyuni, dari sebelas kabupaten/kota di Provinsi Jambi, baru Kabupaten Sarolangun dan Tebo yang telah meningkatkan status dari kesiapsiagaan menjadi siaga darurat.
Untuk itu, ia mendorong kabupaten lainnya segera meningkatkan status. Langka itu dinilai perlu sebagai menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, di tengah tingginya intensitas hujan yang terjadi belakangan ini.
Menurut dia, mengantisipasi bencana yang mungkin melanda, telah didirika posko induk hingga pemberian alat telekomunikasi radio portabel (handy talkie).
Berdasarkan hasil rapat bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, curah hujan mulai meningkat, rata-rata mencapai 300 milimeter (mm).
Data dari stasiun pompa Kota Jambi, ketinggian permukaan air (elevasi) muka air dari tempat pengukuran air tanggo rajo, Selasa (2/12) kemarin berkisar 9,03 meter dari titik dasar ketetapan pengukuran.
"Dalam beberapa hari ke depan kita mengimbau lagi kepada kepala daerah untuk menaikkan status, supaya kerjanya ada satu komando," harapnya. (*)
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Gubernur Tekankan Hut Ke-27 Sarolangun Harus Jadi Momen Evaluasi
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot