IMCNews.ID, Jambi - Keluarga Calon Jamaah Haji (CJH) diimbau oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Zostafia agar tak mengantarkan jamaah hingga asrama haji di Jambi.
"Kami imbau cukup mengantar hingga acara pelepasan di kabupaten kota saja," imbuhnya.
Menurut dia, area Asrama Haji Jambi akan disterilkan selama masa pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji. Hanya orang yang membawa identitas resmi berupa kartu identitas yang dikeluarkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi yang bisa mengakses asrama haji.
Bagi yang tidak membawa kartu tersebut, tidak diperbolehkan masuk kawasan asrama haji oleh panitia. Hal itu untuk menjaga para calon haji bisa istirahat dan tidak ada hal-hal yang nantinya bisa mengganggu keberangkatan jamaah.
Dia menyebutkan pengamanan dan pengawasan di area asrama haji juga akan diperketat dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI, serta Satpol PP.
Dia jug mengimbau Kemenag kabupaten dan kota untuk mengingatkan keluarga terkait hal tersebut. Ia memastikan bahwa selama di asrama haji, CJH menjadi tanggung jawab dan di bawah pengawasan petugas.
Seluruh keperluan jamaah calon haji sudah dipersiapkan. Adapun kloter pertama keberangkatan calon haji Jambi akan mulai masuk asrama pada 2 Juni 2024 untuk kloter BTH 22 dari Kota Jambi dan Kabupaten Sarolangun. (*)
Masuki Masa Purna Tugas, M Dianto: Maaf Kalau Ada Yang Kurang Berkenan Selama Bertugas
Ratusan Atlet Jalani Tes Kesehatan Jelang Pon Beladiri Sulawesi Utara Agustus 2026
Perlindungan Anak Dari Eksploitasi Seksual di Lingkungan Pariwisata
CJH Cadangan Gagal Berangkat Karena Tak Masuk Kuota, Begini Penjelasan Kemenhaj Jambi
SKK Migas dan Pertamina Verifikasi Lapangan Ribuan Sumur Minyak Rakyat di Jambi
Kejayaan Kapal Pinisi dan Daya Tahan Politik PSI di Samudra Poltik