IMCNews.ID, Jambi - Dugaan kecurangan dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kerinci dan Sungaipenuh menjadi sorotan dalam beberapa hari belakangan.
Gubernur Jambi, Al Haris angkat bicara terkait dugaan kecurangan itu. Mulanya Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi hanya bertindak sebagai fasilitator dalam proses seleksi.
Kata dia, penyelenggaraan seleksi dilakukan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dimana, nilai dan peringkat peserta seleksi PPPK akan muncul secara otomatis. Hasil seleksi tersebut bahkan dapat disaksikan secara transparan.
"Seleksi biasanya dilakukan secara daring, nilai dan peringkat peserta keluar secara jelas. Nilai tersebut akan terhubung dengan data nilai yang ada di BKN. Jika ada tindakan manipulasi, saya yakin itu akan berdampak secara hukum," ungkap Al Haris, Rabu (27/12/2023) kemarin.
Dia merasa heran jika masih bisa terjadi kecurangan. Sebab, seluruh tahapan seleksi hingga hasil akhir dilakukan secara transparan. Namun dia meminta kasus tersebut benar-benar diselidiki.
"Saya heran jika ada pengumuman kelulusan tanpa peringkat, data tidak muncul, atau nilai peserta tidak memuaskan. Saya meminta pihak berwenang untuk menyelidiki masalah ini dengan tegas," ungkapnya. (*)
Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi
Dede Perampok dan Pembunuh Nindia Pemilik Pajero Sport Hanya Divonis 19 Tahun Penjara
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun
Peserta Seleksi PPPK Diduga Dapat Ancaman, Ombudsman Jambi: Jangan Jadi Pejabat Jika Anti Kritik