IMCNews.ID, Jambi - Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi mengatakan angkutan batubara di Provinsi Jambi dilarang melintas mulai 28 April hingga 9 Mei 2022. Periode tersebut diperkirakan puncak arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1443 Hijriah.
Menurut dia, selain angkutan batubara saja, truk angkutan barang juga dibatasi melintas. Yang boleh melintas hanya truk yang membawa sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM). ‘’ Larangan beroperasi ini dikeluarkan supaya arus mudik dan balik lancar," kata Kombes Pol Dhafi, Minggu (17/4).
Dhafi menegaskan, jika para sopir angkutan batubara dan angkutan barang melanggar ketentuan tersebut, pihaknya akan memberikan tindakan tegas. "Sanksi pencabutan izin operasional dari Dishub tingkat satu (provinsi, red) dan BPTD," katanya.
Menurut Dhafi, saat ini pihaknya masih menunggu surat edaran dari Gubernur Jambi terkait pelarangan angkutan batubara melintas selama puncak arus mudik dan arus balik.
"Puncak arus mudik dan arus balik diperkirakan mulai 28 April hingga 9 Mei," pungkasnya.
Sementara itu, Polda Jambi mengerahkan ribuan personel gabungan dari kepolisian serta instansi lainnya dalam Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi di Jambi. Data yang diperoleh, jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 3.244 personel. Rinciannya 175 personel dari Polda Jambi, 1.461 personil dari Polres jajaran, dan 1.608 personil dari TNI dan instansi terkait lainnya.
" Ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah Pos pengamanan dan pelayanan. Selama operasi ketupat akan didirikan 36 pos pengamanan dan 13 pos pelayanan di seluruh Provinsi Jambi," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Mas Edy.
Mas Edy memaparkan, di Kabupaten Tanjab Barat akan didirikan 2 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan. lalu, di Tanjab Timur 3 pos pengamanan, dan di Muarojambi 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
Kemudian di Kota Jambi akan didirikan 3 pos pengamanan dan 5 pos pelayanan. Di Batanghari 7 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan, di Sarolangun 5 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
Selanjutnya, di Kabupaten Merangin didirikan 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan. Di Kerinci 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan, di Bungo 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan, serta di Tebo 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
Menurut Mas Edy, Operasi Ketupat 2022 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai 28 April hingga 9 Mei. "Perkiraan puncak arus mudik terhitung sejak 28 hingga 30 April 2022. Sedangkan puncak arus balik terhitung sejak 6 hingga 9 Mei 2022," katanya. (*)
Kota Jambi Juara Umum, Berikut Peringkat MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026
Al Haris Dorong Optimalisasi Migas Jambi, Perkuat Sinergi dengan PHR Zona 1
Lahan Eks Karhutla Ditanami Sawit, Al Haris Minta APH Usut Motif Pembakaran Untuk Perkebunan
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Skor Indeks Demokrasi Jambi Turun, Kesetaraan dan Kebebasan Disorot
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20