Pelaku Pembunuhan di Bendungan PLTA, Sudah Diamankan Polisi

Rabu, 30 Maret 2022 - 16:08:56 WIB

IMCNews.ID, Kerinci - Identitas mayat tanpa identitas yang ditemukan mengapung di kolam proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dekat Danau Lingkat, Lempur Tengah, Kerinci, Senin (28/3) lalu akhirnya terungkap. Mayat dengan kondisi leher terlilit tali itu bernama Agus Egi (16), warga Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Dari hasil penyelidikan polisi diketahui Egi tewas dibunuh oleh temannya sendiri. Lalu mayatnya dibuang pelaku di dalam bendungan. Seolah olah remaja tersebut tewas tenggelam.

Kasus pembunuhan ini terungkap setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil meringkus pelaku, berinisial AS (18), warga Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho melalui Kasat Reskrim Iptu Edi Mardi Siswoyo mengatakan, pelaku AS diamankan pada Selasa (29/3) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Dia menyerahkan diri dan diantar keluarganya ke Polsek Gunung Raya.

Menurut Edi, dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku dan korban berteman. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jum'at (25/03), sekitar pukul 17.00 Wib. Sore itu, pelaku mengajak korban main di bendungan di Danau Lingkat. Saat sedang nongkrong  itulah, tanpa sengaja AS melihat korban sedang chatting dengan pacarnya.

Diduga karena cemburu, AS emosi. Dia lalu memukuli korban hingga tewas. Selanjutnya, pelaku mengikatkan batu di tubuh korban menggunakan tali. Lalu membuang mayatnya ke bendungan. ‘’ Pelaku mengikat tubuh korban dengan batu dengan tujuan agar mayat korban tenggelam," katanya.

Apakah pembunuhan itu sudah direncanakan? Menurut Edi, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku niat menghabisi korban timbun secara spontan. Dia emosi ketika melihat korban chat dengan pacarnya. ‘’ Pelaku dan korban sudah berteman baik selama 1 tahun belakangan. Tidak ada dendam. Cuma spontan (membunuh) karena melihat chat itu saja,"jelasnya.

Setelah menghabisi korban, AS sempat kabur ke Padang, Sumatera Barat. Namun setelah dibujuk pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu, AS akhirnya pulang dan menyerahkan diri ke polisi. " Setelah heboh dan keluarga telah mengetahui semua, AS diminta orang tuanya pulang. Pelaku kemudian menyerahkan diri,"pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan mayat Agus Egi sempat menghebohkan Warga Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Senin (28/3), sekitar pukul 17.00 Wib.  Mayat Agus ditemukan mengapung di kolam proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dekat Danau Lingkat. Kondisinya sudah dalam keadaan membusuk.

Camat Gunung Raya A Ayani mengatakan mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan salah seorang warga yang ingin memancing ikan. Selain sudah membusuk, saat ditemukan mayat diikat dan diberi batu pemberat. (*)



BERITA BERIKUTNYA