Edi Purwanto Dorong Perbaikan Jalan Padang Lamo dan Rantau Rasau Lewat APBN

Senin, 27 April 2026 - 19:05:58 WIB

Edi Purwanto memberikan keterangan usai bertemu Kepala Bappeda dan Kadis PUTR Provinsi Jambi.
Edi Purwanto memberikan keterangan usai bertemu Kepala Bappeda dan Kadis PUTR Provinsi Jambi.

IMCNews.ID, Jambi - Anggota Komisi V DPR RI asal Jambi, Edi Purwanto mendorong perbaikan jalan Padang Lamo di Kabupaten Tebo dan jalan Rantau Rasau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur ditangani dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Edi yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi menyambangi Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, Senin (27/4/2026).

Dia bertemu dengan Kepala Bappeda, Agus Sunaryo dan Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakkir membicarakan hal itu.

“Program yang diidolakan hari ini adalah Inpres Jalan Daerah (IJD). Yang kita bicarakan adalah salah satunya jalan padang lamo. Saya sudah ketemu menteri PU dan bicara khusus dengan Dirjen. Insya Allah (jalan) Padang Lamo akan dimulai tahun ini,” katanya kepada wartawan.

Namun karena status kedua jalan itu adalah jalan provinsi, maka harus diusulkan terlebih dahulu.

“Makanya saya minta Kadis PU usulkan. Kemudian ada juga jalan Rantau Rasau yang dulu tiap tahun dianggarkan saat saya masih ketua DPRD Provinsi Jambi tapi tidak sampai ke ujung. Insya Allah tahun ini akan ditangani keduanya melalui skema APBN, tapi tak bisa selesai langsung,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, dalam pertemuan itu juga dibicarakan beberapa ruas jalan lain, seperti jalan Margoyoso, jalan Air Hitam dan  beberapa lainnya.

“Harus dipahami, ini terjadi di seluruh Indonesia, jadi TKD kita dipotong dengan efisiensi yang luar biasa maka harapan daerah adalah bantuan stimulus dari pusat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, jalan Padang Lamo ini saat ini menjadi jalur alternatif. Jika jalan Bungo-Dhamasraya terputus, jalur ini menjadi alternatif untuk kendaraan sembako, logistik dan sejenisnya.

“Tapi kan jalan ini tak bisa dilewati sebenarnya oleh kendaraan ODOL makanya kondisinya sekarang terpuruk sekali,” sebutnya.

Bukan itu saja, dalam pertemuan itu menurut Edi juga dibicarakan soal beberapa bandara yang ada di Jambi.

“Bagaimana menaikkan kelas agar bisa menjadi embarkasi sendiri. Kemudian juga bandara Bungo dan Kerinci,” pungkasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA