Lima Pekerja PT Kurnia Tunggal Meninggal Diduga Keracunan Gas

Senin, 24 Januari 2022 - 01:14:34 WIB

IMCNews.ID, Muara Sabak - Diduga keracunan gas di dalam tuh boat, lima orang pekerja PT Kurnia Tunggal (KT) dilaporkan meninggal dunia, Minggu (23/1/2022). Informasinya, kelima korban merupakan buruh pabrik kopra.  

Semua korban merupakan warga Nipah Panjang, yakni Ahim, Candra, Anuar, Anton, dan Sandrang. Sebelum menghembuskan nafas terkahir, mereka sempat dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Nipah Panjang, Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) untuk mendapat perawatan.

"Ditpolairud Polda Jambi, Polsek Nipah Panjang, dan Polres sudah turun ke lokasi kejadian. Selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Kapolres Tanjabtim, AKBP Andi Ichsan, Minggu (23/1/2022) malam. 

Sementara Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian itu.

"Tim Polres sedang melakukan penyelidikan," ujarnya.

Camat Nipah Panjang, Helmi Agustinius, menyebutkan, peritiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Minggu (23/1/2022).

Pada saat itu, ada satu orang pekerja yang diduga mengalami keracunan karbon dioksida (CO2) saat berada di dalam lambung tongkang bermuatan kopra untuk mengontrol kebocoran di bagian dasar tongkang tersebut.

"Kejadian itu terjadi menjelang magrib tadi. Awalnya ada satu pekerja yang tidak sadarkan diri di bagian lambung kapal itu. Tidak berselang lama, empat pekerja lainnya berusaha memberikan pertolongan. Akan tetapi, mereka juga tidak sadarkan diri," jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, pekerja lainnya yang berada di lokasi kemudian melaporkan ke beberapa orang lainnya yang juga berada tidak jauh dari TKP.

Kemudian, dengan menggunakan peralatan khusus, kelima orang tersebut dievakuasi ke Puskesmas Nipah Panjang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun saat sampai di Puskesmas Nipah Panjang dan smendapat perawatan serta dilakukan pemeriksaan medis, kelima korban dinyatakan meninggal dunia.

Diduga, para korban terlalu banyak menghirup gas beracun yang ada di bagian lambung kapal yang berisikan kopra itu.

"Seluruh korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Insya Allah besok akan dimakamkan. Untuk proses selanjutnya masih didalami oleh pihak Kepolisian dan pihak berwajib lainnya," ungkapnya. (*/IMC01) 



BERITA BERIKUTNYA