Bawa Kabur Mobil, Perhiasan Emas hingga ATM

Rampok Sadis Tikam Korban Hingga Tewas

Senin, 25 Oktober 2021 - 06:31:07 WIB

IMCNews.ID - Kasus perampokan diperkirakan terjadi pada Sabtu (23/10/2021) malam lalu dan mengakibatkan seorang korbannya meninggal dunia. Namun kejadian itu baru disadari warga pada Minggu (24/10/2021) pagi.

Perampokan itu dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa itu menggegerkan warga sekitar karena salah satu pemilik rumah Yuni Nelti (58) tewas dalam kejadian tersebut.

Pihak Kepolisian baik dari jajaran Polresta Padang serta Polsek Kuranji telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Sabtu (23/10) sekitar 21.00 WIB. Saat itu pemilik rumah melihat ada orang tak dikenal masuk ke dalam rumahnya.

BACA JUGA : Lima Anggota Geng Motor Peneror Warga Kota Jambi Diciduk

Mereka masuk dengan menggenggam senjata tajam dengan jumlah tiga orang, lalu mengumpulkan seisi rumah untuk diikat.

Hanya saja, saat itu korban Nelti berteriak minta tolong dan langsung ditusuk oleh salah seorang pelaku hingga tewas.

Sementara sang suami Kusdiantara (60) juga sempat melakukan perlawanan hingga tangannya patah. Saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit.

Dalam kejadian perampokan itu kawanan perampok membawa kabur satu unit mobil milik korban, emas sebanyak 46 emas, dan kartu ATM serta barang lainnya.

"Anggota telah diturunkan untuk melakukan penyelidikan serta mengumpulkan barang bukti yang diperlukan," kata Kepala Kepolisian Sektor Kuranji, AKP Sutrisman, Minggu (24/10/2021).

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian, serta membawa korban ke rumah sakit.

Kepolisian menduga bahwa motif dalam kasus yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang itu adalah perampokan.

Karena sejumlah barang korban dibawa oleh pelaku yakni satu unit mobil Honda Mobilio, kartu ATM, empat unit gawai (smartphone), serta perangkat CCTV.

Namun hal tersebut baru sebatas dugaan awal mengingat proses penyelidikan terhadap kasus masih terus berjalan.

Sutrisman mengungkapkan dari keterangan para saksi terungkap bahwa pelaku yang masuk ke dalam rumah korban sebanyak tiga orang.

Mereka masuk pada Sabtu (23/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB dengan mengenakkan penutup wajah, serta membawa senjata tajam.

Para pelaku lalu menyekap penghuni rumah yang berjumlah lima orang, termasuk di antaranya adalah pemilik rumah yakni Yuni Nelti (59), dan Kusdiantara (58).

Korban Nelti ditusuk secara keji oleh pelaku menggunakan senjata tajam karena berusaha minta tolong dengan berteriak. Akibat luka tusuk itu korban dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan sang suami Kusdiantara (60) yang diketahui berlatar belakang pengusaha gas juga sempat melakukan perlawanan hingga tangannya patah, saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh anggota Satreskrim ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

"Dalam melakukan penyelidikan kasus ini tim dari Satreskrim Polresta Padang akan berkoordinasi dengan Polsek Kuranji," katanya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA