Sebagai Saksi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018

KPK Garap Pejabat Pemprov Jambi

Rabu, 15 September 2021 - 06:33:29 WIB

Saipuddin saat meninggalkan gedung Mapolda Jambi. (ist)
Saipuddin saat meninggalkan gedung Mapolda Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus suap pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018. Setelah memeriksa pihak swasta, Selasa (14/9/2021), penyidik KPK menggarap pejabat dan mantan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

Salah satu yang tampak hadir di Mapolda Jambi adalah mantan asisten III Setda Provinsi Jambi, Saipudin. Mantan terpidana dalam kasus suap pengesahan RAPBD Jambi ini sekitar 1,5 jam menjalani pemeriksaan.

"Cuma tanda tangan berkas lama, tidak ada pertanyaan," kata Saipudin sambil berjalan meninggalkan gedung Mapolda Jambi menghindari wartawan.

BACA JUGA : Ipar Mantan Gubernur Jambi Mangkir Dari Panggilan KPK Sebagai Saksi

Selain Saipudin, pejabat Pemprov Jambi yang dipanggil adalah Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra. Saksi lainnya Wasis Sudibyo, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi.

Selain itu, Nusa Suryadi, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Jambi sertab Budi Nurahman, staf Pelaksana pada Biro Pemerintahan dan OTDA Setda Provinsi Jambi. Saat kasus ini terjadi dia menjabat Kabid Bina Marga Dinas PUPR.

Selanjutnya Wahyudi Apdian Nizam, Kasubbag Program Dinas  PUPR Propinsi Jambi, Dheny Ivantriesyana, Humas Dinas PUPR Provinsi Jambi, Hendri Eriadi, Kasi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan pada Dinas PUPR Propinsi Jambi, dan Edi Damhuri, PNS/PPTK Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Sementara itu mantan pejabat lain yang juga dipanggil yaitu Dody Irawan, mantan kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi yang kini menjadi staf pelaksana pada Badan Pengembangan SDM Provinsi Jambi. 

Kemudian, mantan Penjabat Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik juga ikut diperiksa. Sama seperti Saipudin, Erwan Malik juga mantan terpidana dalam kasus ini. Namun keduanya sudah bebas usai menjalani masa hukuman. (*/IMC01)



BERITA BERIKUTNYA