IMCNews.ID - Moderna sedang berencana memperbesar skala uji coba vaksin COVID-19 pada anak berusia enam bulan hingga kurang dari 12 tahun yang kini tengah berlangsung.
Menurut rincian terbaru di situs catatan uji klinis clinicaltrials.gov, studi tersebut kini akan mendaftarkan sekitar 13.275 partisipan, hampir dua kali lipat dari target awal 6.975 partisipan.
Pada Juli lalu, Moderna mengatakan sedang berdiskusi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk memperluas studi yang bakal mendaftarkan database keamanan yang lebih besar, yang meningkatkan kemungkinan pelacakan kejadian langka.
Vaksin Moderna, yang mengantongi izin penggunaan darurat untuk orang berusia 18 ke atas di AS pada Desember, saat ini sedang dalam peninjauan FDA untuk penggunaan pada remaja.
Saingannya, vaksin COVID-19 Pfizer dan mitranya dari Jerman BioNTech diperbolehkan digunakan pada anak usia 12-15 tahun awal tahun ini. (IMC01)
Irjen Slamet Uliandi Jadi Jenderal ke Empat Tersangka Kasus Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Jokowi Blak-blakan di Sidang Roy Suryo: Sebut Tudingan Ijazah Palsu Sudah Kebablasan
Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP Setelah Jadi Tersangka Penyadapan
Lahan Eks Karhutla Ditanami Sawit, Al Haris Minta APH Usut Motif Pembakaran Untuk Perkebunan
Polri Tetapkan Tiga Tersangka, Skandal Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
China Akan Danai Proyek Myanmar Dalam Perjanjian dengan Junta