IMCNews.ID, Sengeti - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi kian meluas.
Dikabarkan sudah seluas 170 hektare lahan di wilayah ini telah hangus terbakar. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Bayu Nurmansyah mengatakan, pihaknya bersama Polda Jambi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, serta masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.
“Luasnya sekitar 170-an hektare yang terdampak,” kata Bayu Nurmansyah terkait karhutla di wilayah Sungai Gelam.
Ia menegaskan, penanganan tidak hanya difokuskan pada pemadaman titik api. Petugas juga melakukan penyekatan untuk mencegah api merambat ke area lainnya.
Langkah tersebut menjadi penting mengingat karakteristik kebakaran lahan yang dapat berubah dengan cepat.
Api yang terlihat kecil di satu titik berpotensi menjalar melalui vegetasi dan lahan kering, terutama ketika kondisi cuaca dan angin mendukung penyebaran api.
Karena itu, petugas di lapangan melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi area terdampak.
“Untuk tindak lanjut dari kepolisian sudah dari minggu lalu. Polres, Polda bersama BPBD, TNI dan juga dibantu masyarakat telah berupaya untuk melakukan pemadaman, penyekatan untuk melokalisir penyebaran api dan asap,” jelasnya.
Luasan sekitar 170 hektare yang terdampak menjadi alarm bahwa karhutla di Sungai Gelam perlu mendapat perhatian serius.
Penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan, tetapi juga harus memastikan titik-titik rawan tidak kembali terbakar. (*)
Karhutla di Sungai Gelam Kian Meluas, 170 Hektare Lahan Terbakar
FGD Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi, FKPT Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Karhutla di Jambi, Perhutanan Sosial dan Tata Kelola Hidrologi Gambut Berbasis KHG Harus Dievaluasi
Perumahan Elit Dapat “Jatah”, Proyek Jargas di Kota Jambi Dinilai Salah Sasaran
Inovasi Sosial, PHR Zona 1 Borong Empat Penghargaan ISRA 2026
BPJS Kesehatan Jambi Kewalahan Bayar Klaim Asuransi, Alami Defisit Ratusan Juta Tiap Bulan