IMCNews.ID, Muarabulian – Seorang guru di Kabupaten Batang Hari menjadi korban begal dengan modus travel illegal. Peristiwa itu viral disejumlah media social sejak Selasa (3/2/2026) kemarin.
Dari informasi yang didapat, korban merupakan guru SD 42/1 Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari.
Peristiwa itu bermula saat korban bersama seorang temannya hendak pulang menuju Muaro Bulian dan menunggu kendaraan di simpang Lubuk Ruso.
Saat itu, sebuah mobil pribadi berhenti dan hanya mengizinkan korban untuk naik. Sementara temannya ditolak dengan alasan mobil sudah penuh.
Setelah berada di dalam kendaraan, korban diduga langsung disekap oleh pelaku.
Sejumlah barang berharga milik korban, seperti telepon genggam iPhone dan uang tunai raib dirampas pelaku.
Tidak hanya itu, pelaku juga disebut beberapa kali berupaya mencari mesin ATM untuk menguras rekening korban. Bahkan, korban nyaris menjadi korban rudapaksa.
Menurut informasi yang dibagikan, mobil tersebut sempat berputar-putar hingga tiga kali dari kawasan Jembatan Mas menuju Muaro Bulian. Korban akhirnya diturunkan di depan Masjid Asa’adah, Jembatan Mas.
Sementara itu, saat ini kepolisian tengah melaksanakan Operasi Keselamatan Siginjai 2026. Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol. Adi Benny Cahyono menegaskan bahwa operasi ini juga akan menyasar travel illegal. “Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab Bersama,” katanya. (*)
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi
Pencari Kerja Gigit Jari! Pemprov Jambi Tunda Penerimaan CPNS
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sah! BCL Resmi Menikah dengan Tiko Aryawardhana, Ini Lokasi Ijab Kabulnya