IMCNews.ID, Jakarta - Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan biodiesel 50 persen (B50) tersalurkan ke seluruh SPBU paling lambat pada 1 Oktober mendatang.
“Target saya adalah 1 Oktober sudah full (tersalurkan) B50 di semua titik (SPBU),” kata Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi.
Implementasi program mandatori B50 yang sudah dimulai sejak 1 Juli ini akan dilakukan secara bertahap.
Akan ada masa transisi selama tiga bulan sebelum akhirnya dilakukan evaluasi menyeluruh pada Desember.
Masa transisi ini adalah waktu bagi perusahaan untuk menghabiskan stok B40, sekaligus menyesuaikan proses pencampuran (blending) ke B50.
“Nanti di Desember yang selama empat bulan ini, pertama kita lihat transisi, apakah bisa berjalan dengan baik atau tidak. Apakah semua bisa dalam waktu tiga bulan itu menyelesaikan semua full B50,” ujarnya.
Saat ini tercatat ada 57 persen SPBU sudah tersalurkan B50. Ia berharap, angka ini bisa terus meningkat dalam waktu dekat. (*)
Terlalu Bergantung Pada SDA dan Transfer Pusat Dapat Mengancam Fiskal Daerah
Pelaku Utama Pembobol Rekening Nasabah Bank Jambi Rp144 Miliar Ternyata Warga Bulgaria
Wapres Pastikan Penguatan Layanan Kesehatan Saat Tinjau Layanan RSUD Raden Mattaher
Sudah Diuji Coba, Kementerian ESDM Pastikan B50 Aman Bagi Kendaraan