IMCNews.ID, Jambi - Dalam dua bulan terakhir atau sejak kabut asap melanda pada Agustus hingga awal September ini,
Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat sebanyak 3.437 terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi, Rini Kartika Handajani, mengatakan paparan kabut asap meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Kelompok masyarakat paling rentan yaitu balita, lansia, atau orang yang memiliki penyakit saluran pernapasan.
"Anak perlu mendapat perhatian khusus karena lebih rentan terhadap dampak buruk kabut asap," katanya.
Dia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap.
Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, gunakan masker untuk mengurangi paparan partikel dari kabut asap.
Masyarakat juga diminta mewaspadai berbagai gangguan kesehatan yang dapat muncul selama kabut asap, seperti diare akut.
Dia memastikan fasilitas pelayanan kesehatan siap memberikan penanganan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. (*)
Al Haris Teken MoU Forum Sumatera Sepuluh, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Provinsi
BMKG Ungkap Potensi Hujan yang Kemungkinan Mengguyur Wilayah Jambi
Operasi Darat dan Udara Diperkuat Tangani Karhutla di Batang Hari Agar Tak Meluas
Gentala Arasi Fest 2026 Jangkau 8.000 Pengunjung, Transaksi QRIS Capai Ratusan Juta
10 Desa di Jambi Diajukan Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi