IMCNews.ID, Sengeti - Sebanyak 663 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengikuti Penilaian Kompetensi (Penkom).
Penilaian ini merupakan bagian dari penerapan Manajemen Talenta ASN 2025. Penilaian berlangsung 11–17 November 2025.
Para peserta yang mengikuti penilaian itu mulai dari pejabat eselon II, III, dan IV, dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
“Penilaian ini mengukur kemampuan manajerial, teknis, dan sosial kultural pejabat. Hasilnya akan menjadi dasar pengembangan karier dan manajemen talenta ASN di Muaro Jambi,” ujar Plt Kepala BKPSDM Muaro Jambi, Dicky Ferdiansyah.
Tahapan Penkom dibagi per jenjang jabatan. Eselon II telah menyelesaikan tes pada tahap awal, sementara eselon III dan IV mengikuti hingga 17 November mendatang.
“Kami menjamin proses yang objektif, transparan, dan berbasis merit. Pelaksanaan bertahap memberi ruang bagi setiap peserta memperoleh kesempatan dan fasilitas terbaik,” jelas Dicky.
Ia menegaskan, hasil Penkom akan membentuk talent pool ASN, yaitu basis data kompetensi sebagai acuan penataan dan pengembangan SDM aparatur daerah.
“Manajemen talenta yang terarah akan menempatkan ASN sesuai potensi terbaiknya. Ini wujud nyata reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang efektif dan adaptif,” tegasnya.
Dicky menambahkan, Penkom bukan sekadar proses evaluasi, tetapi langkah membangun birokrasi profesional yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik.
“ASN yang bekerja sesuai kompetensi akan menghasilkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas,” tandasnya. (*)
Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Dua Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Dituntut Seumur Hidup Oleh JPU Kejari Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Polisi Didesak Usut Dugaan Kekerasan Pada Jurnalis Saat Liput PETI di Merangin