Gubernur Jambi Minta Baznas Gali Potensi Zakat Sektor Swasta

Kamis, 04 September 2025 - 15:27:05 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan potensi zakat terutama sektor swasta sangat besar. Ini menjadi tugas bagi pimpinan baznas yang baru dilantik untuk menggalinya.

"Potensi yang bisa garap oleh Baznas sangat besar dalam setahun harusnya bisa 100 miliar, potensi pekerja swasta dan BUMN sangat menjanjikan," katanya usai melantik lima pimpinan baznas Provinsi Jambi,  Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, pengelolaan zakat yang maksimal dapat memberikan dampak positif terutama bagi pendapatan dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Banyak potensi yang bisa dikembangkan oleh baznas hingga pendapatannya bisa milliaran, namun masih ada yang rancu, masih banyak perusahaan-perusahaan yang belum terdata. Ke depan mari bersama kita dengan baznas pusat untuk mendata perusahaan-perusahaan yang ada di daerah untuk ikut," ujarnya.

Kata Haris, masih terdapat kendala tumpang tindih aturan dalam menerapkan aturan pungutan pada pekerja swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk itu, sebagai perpanjangan tangan pemerintah ia akan menyurati pengurus Baznas pusat guna mempertegas terkait dengan aturan baku pungutan wilayah pekerja swasta dan karyawan BUMN.

Menurut Al Haris, idealnya pungutan zakat bagi dua kategori tersebut diambil berdasarkan wilayah kerja. Jika hal tersebut bisa diterapkan, dipastikan pendapat Baznas bisa lebih meningkat.

Selain itu, ia menyatakan mencoba mendorong pola kerja sama melalui irisan organisasi Islam dalam pengumpulan dana zakat, melalui Lazisnu bentukan Nahdatul Ulama (NU) dan Lazismu (Muhamadiyah).

Al Haris menyatakan kesanggupan sebagai motor penggerak untuk menyatukan dua organisasi Islam tersebut dalam pengumpulan dana umat melalui program zakat.

Ia mengemukakan zakat selama ini menjadi solusi paling cepat dan tepat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Posisi Baznas sangat luar biasa. Dia bisa membantu masyarakat yang susah, membantu soal kemanusiaan, pendidikan dan banyak lagi," katanya. (*)

 



BERITA BERIKUTNYA