IMCNews.ID, Jambi - Sigma Indonesia merilis hasil survei terbaru pemetaan politik Provinsi Jambi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2024.
Peneliti Sigma Indonesia, Agung Hidayat menyampaikan bahwa survei ini dilakukan oleh Sigma Indonesia pada periode 1-7 November 2024.
Respondennya adalah penduduk Provinsi Jambi yang terdaftar dalam Dartar Pemilih Tetap (DPT) saat survei dilakukan.
Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.200 responden dengan metode multistage random sampling.
Margin of error dari survei yang dilakukan Sigma sebesar lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Agung mengatakan, responden yang diambil sebanyak 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.
Hasilnya, popularitas Al Haris sebagai calon incumbent unggul dibanding calon lainnya yakni sebesar 98,20 persen.
Kemudian popularitas Romi Hariyanto sebesar 93,20 persen. Disusul Abdullah Sani 93 persen dan Sudirman 85,30 persen
Tingkat kesukaan atau penerimaan, Al Haris terendah dibanding calon yang lain yakni 75,5 persen. Kemudian Romi Hariyanto 76,5 persen. Lalu Abdullah Sani 76 persen dan Sudirman 72,5 persen.
“Artinya tingkat akseptabilitas atau penerimaan terhadap Romi Hariyanto dari survei ini paling tinggi dibanding yang lainnya,” kata Agung.
Dari hasil survei Sigma ini, tingkat elektabilitas pasangan Romi Hariyanto-Sudirman tertinggi di angka 41,9 persen dibanding pasangan Al Haris-Abdullah Sani yang berada di angka 40 persen.
“Yang tidak tahu atau tidak jawab itu sebesar 8,8 persen. Itu ketika ditanyakan secara terbuka,” ungkapnya.
Sementara elektabilitas tertutup, pasangan Romi-Sudirman juga unggul dibanding Haris-Sani. Di mana elektabilitas tertutup Romi-Sudirman mencapai 46,1 persen dan Haris-Sani 45,2 persen. Kemudian yang tidak menjawab sebesar 8,8 persen.
Dari sisi pemilih militan (hard voters), dari survei Sigma, pasangan Romi-Sudirman juga paling unggul di angka 34,1 persen. Sementara Haris-Sani sebesar 30,8 persen dari responden yang diambil.
“Untuk swing voters yang menyatakan memilih Haris-Sani tapi masih mungkin mengubah pilihan berada di angka 13,3 persen. Sementara swing voters Romi-Sudirman hanya di angka 10,8 persen,” sebutnya.
Agung juga menyebut pihaknya menyurvei alasan yang menyebabkan responden enggan memilih kembali Al Haris-Abdullah Sani ada tiga indikator.
Pertama soal defisit anggaran APBD Provinsi Jambi, kemudian pembangunan RTH eks pasar angso duo dan ketiga soal proyek multiryears. (*)
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional
Sekda Sudirman Buka Sosialisasi EPSS dan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026
Survei LSI Denny JA Terbaru, Haris-Sani Unggul di Pilgub Jambi 2024