IMCNews.ID - Kapal tongkang bermuatan batu bata menabrak jembatan Pangulu Iban, dekat pelabuhan UPTD Dermaga Muara Teweh Rabu, 21 Februari 2024, sekitar pukul 07.40 WIB.
Tongkang yang mengangkut ribuan metrik ton batu bara mengalami insiden menabrak tiang fender jembatan hingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga yang menyaksikannya.
Sebagian besar merekam kejadian tersebut melalui ponsel mereka. Dalam video yang beredar, terlihat buritan tongkang berusaha diarahkan ke tengah sungai untuk menghindari tabrakan.
Namun upaya tersebut gagal, dan akhirnya buritan tongkang menabrak tiang fender jembatan.
Informasi yang diperoleh dari media lokal mengungkapkan bahwa batu bara tersebut dimiliki oleh PT Maruwai Cool/Adaro.
Agen kapalnya adalah PT Tera Logistik Indonesia, dengan tongkang bernomor lambung Kapal TB.MBP-132/BG.MBP/5005. Tongkang ini berlayar dari Puruk Cahu dan sedang dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Nugroho Agus, Kepala Bidang Perhubungan Sungai dan Penyebrangan, menjelaskan bahwa tiang yang ditabrak bukanlah tiang utama jembatan, melainkan tiang fender atau penahan.
Meskipun tidak ada kerusakan yang signifikan akibat tabrakan tersebut, namun Dinas Pekerjaan Umum akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi jembatan.
Kapten kapal telah memberikan keterangan bahwa tongkang tersebut merupakan unit baru, dan mereka telah melintas di perairan DAS Barito beberapa kali sebelumnya.
Namun, investigasi lanjutan akan dilakukan oleh Dinas PUPR bersama pihak perusahaan untuk menghitung tingkat kerusakan dan nilai kerugian akibat insiden ini.
Seluruh hasil investigasi lapangan akan dilaporkan kepada Penjabat Bupati Barito Utara. (*)
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, Langkah Politik yang Tepat Bagi Karir AHY dan Partai Demokrat