IMCNews.id, KERINCI- Memasuki hari ketiga banjir dan longsor melanda Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, warga masih dihimbau untuk waspada. Meski air mulai surut namun, hingga Selasa (2/1/2023), beberapa desa masih terendam air.
Wilayah yang masih terendam itu diantaranya di kecamatan Depati Tujuh. Warga masih bertahan di rumah dengan kondisi banjir yang masih melanda dibeberapa titik. Seperti di desa Lubuk Suli, Kubang Ladeh, dan beberapa desa lainnya.
Sedangkan di Kota Sungai Penuh, banjir masih terjadi di desa yang dekat dengan bantaran Sungai Batang Merao. Seperti kecamatan Tanjung Rawang, Hamparan Rawang, Tanah Kampung dan Kumun Debai.
Bahkan, akses jalan dari Debai menuju Tanjung Pauh yang sempat terendam banjir belum bisa dilewati kendaraan. Bahkan, mobil rombongan Wali Kota Sungai Penuh yang akan meninjau banjir di wilayah desa Debai mogok tengah genangan banjir.
"Ya, tadi kami mencoba melintasi jalan yang terendam banjir di Pinggir Air, ada kendaraan dinas Perhubungan Sungai Penuh mogok dan Satu kendaraan nyaris hanyut karena derasnya air,"ungkap Firman salah seorang yang ikut rombongan.
Pemerintah kabupaten Kerinci menetapkan status menjadi Siaga Darurat longsor dan banjir. Status itu ditetapkan dari 1 Januari hingga 7 Januari 2024 kedepan. "Mulai Tanggal 1 Januari 2024 Pemda Kerinci sudah menaikkan menjadi status siaga darurat bencana longsor dan banjir sampai tanggal 7 Januari 2024,"katanya.
Dalam penanganan banjir dan tanah longsor lanjutnya Pemerintah kabupaten Kerinci telah diaktifkan 9 titik dapur umum dan posko tanggap darurat. "Sekretariat posko di kantor Camat Air Hangat," sebutnya.
Sementara data yang diperoleh dari BPBD kabupaten Kerinci, jumlah desa dan kecamatan yang terdampak banjir dan longsor di Kerinci data per tanggal 31 Desember 2024 bertambah menjadi 41 desa dengan 9 kecamatan. Desa yang paling parah ada di kecamatan Depati Tujuh.
Sedangkan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 3.037, dengan jumlah Jiwa sebanyak 7.659. sementara Jalan yang mengalami kerusakan terdapat 30 titik di kabupaten Kerinci.
Sementara untuk mendapatkan pelayanan bagi masyarakat terutama yang terdampak banjir di kabupaten Kerinci, Dinas Kesehatan kabupaten Kerinci telah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas untuk buka 24 Jam.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal saat dikonfirmasi mengatakan bahwa seluruh Puskesmas di kabupaten Kerinci harus melayani masyarakat 24 jam.
"Posko nya di puskesmas, seluruh puskesmas di kab kerinci sudah kita suruh piket 24 jam, mulai tanggal 2 januari dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan di situ,"jelasnya.
Dia menambahkan di posko kabupaten juga kami siapkan petugas kesehatan dan obat obatan. "Kami tidak bisa siapkan di posko setiap desa karena terlalu banyak desa yang terdampak sehingga kami keterbatasan personil, makanya kita buka di Puskesmas,"katanya.
Sedangkan akses jalan Nasional Kerinci-Bangko, yang sempat tidak bisa dilewati karena jembatan di Tamiai Amblas, sudah bisa dilewati pada Selasa (02/01) dengan menggunakan jalan alternatif lain.
Pj Bupati Kerinci, Asraf mengatakan, jalan alternatif sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. "Sudah bisa lewat jalan alternatif yg dibangun TMMD, Khususnya mobil roda 4, Kalau mobil truk kosong bisa,"jelasnya.
Gubernur Jambi Al haris berharap arus lalu lintas Kerinci- ambi bisa lancar kembali. Ia minta mempercepat proses perbaikan jembatan yang putus. "Nanti kita minta bantu PLTA untuk menangani dan percepat prosesnya, sementara waktu darurat," ucapnya.
Dengan kondisi darurat ini, Haris mengatakan agar pasokan makanan tidak menganggu masyarakat di wilayah ini. Seperti beras, BBM dan lainnya. "Nanti kita akan buat darurat agar arus lalu lintas baik nantinya menuju ke arah Kerinci bisa lancar,"ujarnya.(*)
442 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana di Sumatera, 402 Masih Dalam Pencarian
Sahabat Alam Jambi Bahas Model Kolaborasi Penanganan Banjir Kota Jambi
Debit Sungai Batanghari Terus Naik, Pemkot Jambi Tetapkan Status Siaga I Banjir
Banjir Kepung Jambi, Sejumlah Persoalan Ini Dinilai Jadi Pemicu
Banjir Kepung Kota Jambi, Wawako Diza: Cari Tahu Penyebabnya
Dua Warga Meninggal Akibat Longsor di Kerinci, Satu Diantaranya Bocah 2 Tahun