IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bungo terdampak banjir akibat curah hujan tinggi sejak Kamis (21/12/2023) hingga Jumat (22/12/2023). Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.
"Jumlah sementara warga yang sudah dievakuasi oleh Tim Pos SAR Bungo berjumlah kurang lebih 150 KK," sebut Humas Basarnas Jambi, Luthfi, Jumat kemarin.
Dia menyebut, evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet mendatangi satu persatu rumah warga yang terendam banjir.
Data Basarnas, banjir di Kabupaten Bungo tersebut yang paling parah terjadi di wilayah Kecamatan Muko Muko Bathin VII, sejak Kamis pagi. Ratusan rumah warga setempat terendam akibat luapan air sungai Batanghari yang melintasi daerah itu.
"Untuk saat ini laporan dari tim Basarnas Jambi di lapangan bahwa ketinggian lebih kurang 1,5 meter hingga 2 meter dan sudah merendam hampir seluruh rumah warga di kecamatan itu. Untuk daerah yang tempat paling parah di antaranya yakni Dusun (Desa)Baru Pusat Jalo dan Dusun Bedaro," ungkapnya.
Berdasarkan data Basarnas Jambi, sejumlah warga meminta bantuan untuk evakuasi dikarenakan jembatan tidak bisa dilewati untuk mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Luthfi mengatakan evakuasi dilakukan terutama terhadap balita, serta ibu hamil atau sedang menyusui. Mereka dievakuasi ke tempat yang aman baru kemudian disusul evakuasi terhadap warga lainnya.
"Hingga Jumat petang Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk mencari warga yang membutuhkan evakuasi," katanya. (*)
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional
Banjir dan Longsor di Kerinci, Ratusan Rumah Terendam, Dua Titik Jalan Putus