Progres Pengerjaan Jalan Khusus Batu Bara Dipertanyakan

Kamis, 01 Juni 2023 - 07:57:55 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Progres pengerjaan jalan khusus batu bara di Provinsi Jambi Dipertanyakan oleh Komisi III DPRD Provinsi Jambi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata mengaku sudah berulang kali meminta kepada Gubernur Jambi, Al Haris memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan tiga investor yang membangun jalan khusus Batubara tersebut. Namun sampai saat ini Gubernur belum juga memfasilitasi RDP dimaksud. 

Seperti diketahui, jalan khusus angkutan batu bara ini dikerjakan oleh 3 perusahaan. 

Menurut Ivan, berdasarkan data yang dia miliki, pembangunan jalan khusus batu bara akan dikerjakan oleh tiga investor.

Pertama, PT Putra Bulian Propertindo mengerjakan ruas jalan dari Kilangan, Kecamatan Bajubang Mestong-Sungai Gelam-Kumpeh Ulu-Taman Rajo. Ruas ini sudah dilakukan Ground Breaking, 1 September 2022.

Tahap 1, 77 Km (Dusun Mudo-Kilangan, Tahap 2, 66 Km, Kilangan-Lubuk Napal-Sarolangun, target start 2024.

"Pembangunan jalan mulai Februari 2023, dan diperkirakan selesai dalam waktu 18 bulan," katanya.

Kemudian, PT Inti Tirta Primasakti di Kecamatan Mandiangin-Batin XXIV-Muaro Tembesi-Muaro Bulian-Muaro Sebo Ilir. Pengerjaannya sudah dilakukan Ground breaking 17 Desember 2022, sepanjang 95 Km.

Selanjutnya PT Sinar Agung Sukses yang meliputi penanganan jalan khusus batubara di Kecamatan Pauh-Mandiangin-Mandiangin Timur-Bajubang-Mestong-Jambi Luar Kota, tercatat pembangunan fisik dimulai Februari 2023. 

Pembangunan jalan khusus batubara Jambi direncanakan 108 Km yang menghubungkan tambang SAS dan Tuks/Jetty di daerah Mendalo Darat, melalui 3 kabupaten, yakni Kabupaten Kabupaten Sarolangun-Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muarojambi.

Ivan mengaku tidak mengetahui siapa dari pihak eksekutif yang bertanggung jawab terhadap pembangunan jalan khusus tersebut. 

Kemudian, seperti apa progres pembangunannya dan apa kendalanya juga demikian. Dia mengaku sudah menanyakannya kepada Kadis PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi namun jawabannya juga tidak tahu.

"Kadis PUPR Jambi ditanya jawabannya juga gak tau. Kadis ESDM ketika ditanya juga jawabannya sama, tidak tahu," ungkapnya.

Makanya, Ivan meminta Gubernur Jambi tegas dalam pelaksanaan pembangunan jalan khusus Batubara tersebut. Karena ini menyangkut kepentingan orang banyak dan nama baik Provinsi Jambi.

"Ini tidak boleh berlarut larut. Gubernur harus menekan pihak pengusaha batu bara yang berdampak belum selesainya pembangunan jalan khusus. Disisi lain jalan Nasional terus dilalui truk bermuatan batubara yang semestinya harus segera dihentikan," kata mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi tersebut.

Untuk diketahui, sampai saat ini konstruksi jalan khusus tersebut belum dikerjakan oleh tiga perusahaan yang ditunjuk. Saat ini ketiga perusahaan itu masih menyelesaikan pembebasan lahan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan ke Jambi sudah meminta Gubernur Jambi Al Haris segera menyelesaikan jalan khusus batu bara.

Jokowi menekankan pentingnya jalan khusus batu bara sehingga angkutan batu bara dapat menggunakan jalan tersebut dan tidak melintasi jalan umum lagi.

"Seharusnya jalan batu bara itu ada jalan khusus, tapi di sini kan belum ada. Tapi tadi Pak Gub sudah menyampaikan sudah akan segera dimulai sehingga nanti antara jalan umum dan jalan batu bara itu sendiri sendiri," kata Jokowi saat mengecek jalan rusak di Kota Jambi-Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi, Selasa 16 Mei 2023 lalu.

Jokowi meminta Gubernur Jambi menuntaskan pembangunan jalan khusus batu bara. Dia meminta pembangunan itu bisa menggunakan pola investasi maupun pola lainnya. 

"Secepat-cepatnya tadi saya sudah perintahkan ke Pak Gub diselesaikan secepat-cepatnya, baik lewat pola investasi maupun pak Gub diselesaikan secepat-cepatnya, baik lewat pola investasi maupun pakai pola yang lain," katanya. (*)



BERITA BERIKUTNYA