Gubenur Jambi Beri Sinyal Angkutan Batu Bara Boleh Beroperasi Usai Perbaikan Jalan Nasional

Selasa, 07 Maret 2023 - 09:18:34 WIB

Kemacetan aktivitas angkutan batu bara.
Kemacetan aktivitas angkutan batu bara.

IMCNews.ID, Jambi - Aktivitas angkutan batu bara di Provinsi Jambi bakal dibolehkan kembali usai dihentikan sementara oleh Gubernur Jambi, Al Haris beberapa waktu lalu.

Gubernur memastikan membuka kembali aktivitas tambang batu bara setelah jalan nasional di ruas jalan Kabupaten Batanghari - Sarolangun selesai diperbaiki. 

"Soal aktivitas batu bara untuk beberapa hari ini masih saya pantau, baik dari balai jalan, Alkal dan Dinas PU yang kerja di lapangan, untuk menyelesaikan perbaikan jalan itu dahulu," kata Haris, Senin (6/3/2023).

Aktivitas angkutan batu bara dihentikan sementara oleh Gubernur Jambi pada Kamis 2 Maret 2023 dampak kemacetan total di ruas Batanghari - Sarolangun.

"Berdasarkan laporan di lapangan perbaikan jalan belum selesai karena butuh waktu 10 hari ke depan karena ada tiga titik yang jalannya rusak parah atau rawan kecelakaan itu butuh waktu penyelesaian," ungkap Haris.

Dia meminta pihak angkutan truk batu bara bisa bersabar dan mengikuti kebijakan yang dikeluarkannya untuk tidak beraktivitas sampai waktu yang ditentukan.

"Saya hanya minta tunggu saja, dari pada nanti jalan kita macet lagi, mending waktu 10 hari harus kita tunggu sampai tuntas perbaikan jalan itu," ujarnya. 

Menurutnya, jika nantinya angkutan batu bara beroperasi kembali dan terjadi kemacetan lagi, maka jalan alternatif akan dibuka.

Jalan itu nanti akan dibuka untuk lintasan pengendara umum agar kemacetan di ruas nasional tidak terjadi lagi.

"Kalau jalan khusus itu masih berproses dan tidak harus nunggu itu juga baru beroperasi batu bara. Jika untuk mengurai macet lagi nanti, yang jalan alternatif dari Karmeo-Kilangan ini akan segera dioperasikan cepat sehingga tidak lagi orang menunggu di jalan nasional. Mereka bisa melintas di jalan alternatif itu ya," kata Al Haris.

Sebelumnya Jalan Lintas sumatera (Jalinsum) yang sempat macet total pada Selasa lalu (28/2) hingga Rabu (1/3) malam.

Kemacetan itu disebabkan karena banyaknya aktivitas truk batu bara. Kondisi jalan yang berlobang dan rusak parah juga jadi penyebab jalanan tersebut lumpuh selama 22 jam. (*/IMC01)



BERITA BERIKUTNYA