IMCNews.ID, Tebo - Kurang ratanya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tebo membuat pelayanan kurang signifikan.
Seperti ada temuan ada sekolah yang hanya memiliki 2 ASN. Bukan hanya sekolah, untuk layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) juga demikian.
Di salah satu kecamatan hanya ada beberapa ASN saja. Dan untuk medis ini didominasi dengan Tenaga Sukarela (TKS).
Pj Bupati Tebo, H.Aspan mengatakan Tebo masih kekurangan ASN.
Dia juga tidak membantah terjadi penumpukan ASN di ibukota kabupaten dan Kecamatan Rimbo Bujang. Dicontohkan untuk penempatan di puskesmas ada hitungan formasi, seperti dokter, tenaga administrasi dan lainnya.
"Contoh Puskesmas ini tipe D ada hitungan formasi ASN, berapa yang ditempatkan dan BKN akan memberikan kajian,” katanya.
Dalam penempatan ini, KASN melalui BKN sudah melakukan kajian soal penempatan dan pemerataan ASN. Dalam waktu dekat akan ada pemerataan ASN.
"April ini akan dilakukan pemerataan,” ungkapnya. (*)
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Gubernur Tekankan Hut Ke-27 Sarolangun Harus Jadi Momen Evaluasi
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot