IMCNews.ID, Tebo - Sebanyak 700 tenaga honorer di Tebo terancam dipecat. Mereka dinilai tak memenuhi kualifikasi setelah panitia seleksi (Pansel) penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K), menyelesaikan pemeriksaan administrasi.
Dari 3300 tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, 700 orang tidak memenuhi kualifikasi.
H Aspan, Penjabat (Pj) Bupati Tebo, mengatakan dirinya sudah menerima laporan hasil seleksi administrasi dari Pansel.
"Sebanyak 700 tenaga honorer dinyatakan tidak lulus seleksi P3K atau putus kontrak,” katanya.
Setelah diverifikasi, hanya 2.600 tenaga honorer yang dinyatakan memenuhi kualifikasi.
Tenaga honorer yang bakal dihapus itu tidak tercatat sebagai calon P3K. Sedangkan mereka yang lulus bahan secara administrasi bakal diangkat sebagai tenaga P3K.
Masih kata H Aspan, tenaga honorer ini, adalah tenaga honorer yang tidak linier dengan kontraknya. Dicontohkan seperti guru tapi pendidikannya cuma SMA. Selanjutnya honor perawat tapi sekolahnya umum.
"Nah yang seperti ini tidak tidak ada pertimbangan lain dan harus putus kontrak," katanya. (*)
Jembatan Putus Akibat Banjir di Sarolangun, Edi Purwanto: Harus Jadi Prioritas
Jambi Guncang Rakernas ADPMET: Gubernur Al Haris Deklarasi Perang Fiskal Tak Adil
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi