IMCNews.ID, Jambi - Angka kriminalitas di Kota Jambi meningkat pada tahun 2022 ini dibandingkan 2021 lalu.
Dalam Operasi penyakit masyarakat (Pekat) II Siginjai Polda Jambi baru saja usai, selama 20 hari ribuan kasus berhasil diungkap dan barang bukti diamankan.
Berbagai kasus ini mulai dari perjudian, prostitusi, miras, premanisme, senjata tajam, geng motor, pornografi, pornoaksi dan penyalahgunaan senjata api.
Selama operasi, tim menyasar lokasi rawan akan terjadinya kegiatan yang meresahkan, seperti di kawasan Terminal, Pelabuhan, jalan umum, hotel, penginapan hingga rumah kost.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono menyebutkan, dalam operasi pekat tahun ini, ada 1.247 kasus diungkap.
"Dapat dirinci hasil dari Operasi Pekat II Siginjai tahun 2022, miras sebanyak 675 kasus, parkir liar 246 kasus, pungli 116 kasus, asusila 123 kasus, judi 14 kasus dan premanisme 73 kasus," katanya.
Kasus yang paling banyak ditemukan adalah 675 kasus miras dan 246 kasus Parkir Liar.
Untuk barang bukti yang diamankan pada operasi tersebut adalah setiap alat yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan keresahan.
"Jika dibandingkan hasil Operasi Pekat II Siginjai tahun 2022 dengan Operasi Pekat I Polda Jambi dan Jajaran mengalami peningkatan, pada pekat II ada 1.247 kasus, pekat I hanya ada 764 kasus. Maka terjadi selisih peningkatan sebesar 483 kasus," paparnya.
Dia menyebutkan untuk seluruh kasus yang ditemukan ada 20 kasus yang dilanjutkan dengan penyidikan dan 1.556 orang dilakukan pembinaan. (*)
Gerbong Mutasi Polda Jambi, Sejumlah Jabatan Strategis di Polres dan Polresta Berganti
Polresta Jambi Bongkar Jaringan Narkoba, 2,1 Kg Sabu dan 998 Ekstasi Disita
Irjen Slamet Uliandi Jadi Jenderal ke Empat Tersangka Kasus Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Polri Tetapkan Tiga Tersangka, Skandal Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar
Gerbong Mutasi Polri: Dirlantas hingga Dua Kapolres di Jambi Berganti
Mencuat Isu Penyadapan Pejabat Negara, Pengamat Desak Kapolri Ungkap Identitas Jenderal