IMCNews.ID, Palangka Raya - Warga Muhammadiyah pada Sabtu pagi melaksanakan shalat Idul Adha 1443 Hijriah di 47 lokasi di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menurut pejabat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah.
Di Kota Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah, warga antara lain melaksanakan shalat Idul Adha di Stadion Sanaman Mantikei dan Masjid Al Ukhuwah di Jalan Tjilik Riwut KM 55.
Polisi, anggota TNI, dan anggota organisasi kemasyarakatan mendukung pengamanan pelaksanaan shalat Idul Adha di Sanaman Mantikei.
Hakim Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya Ahmad Rif'an Masykur selaku khatib shalat Idul Adha di Sanaman Mantikei mengajak warga Muslim meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT.
"Semoga kita senantiasa dapat meresapi makna berkurban yang sesungguhnya. Bukan hanya sekedar menyerahkan hewan untuk disembelih, tetapi kita juga harus mampu melaksanakan segala sesuatu dengan ikhlas dan memberikan yang terbaik untuk sesama," katanya.
Dia menambahkan, Hari Raya Idul Adha merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah Ahmad Syar'i mengatakan bahwa pengurus wilayah dan cabang mengkoordinasi pelaksanaan shalat Idul Adha pada Sabtu (09/7).
Tempat pelaksanaan shalat Idul Adha di setiap kabupaten dan kota, menurut dia, ditetapkan sesuai dengan sebaran penduduk dan kapasitas ruang atau area.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada 9 Juli 2022, berbeda dengan pemerintah, yang menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada 10 Juli 2022. (IMC02/ant)
Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Dua Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Dituntut Seumur Hidup Oleh JPU Kejari Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Anggota DPR Pertanyakan Alasan Harga Sawit Turun Karena Ukraina