IMCNews.ID, Tebo - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Disperindagnaker) Tebo menyatakan, tahun 2021 jumlah pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Tebo meningkat dibandingkat.
Salah satu faktor penyebabnya adalah tidak terbukanya perusahaan di Tebo membuka lowongan pekerjaan.
Kepala seksi (Kasi) Pelatihan Pengembangan dan Penempatan Tenag Kerja (PPPTK) Disperindagnaker Tebo, Astuti Harahap mengatakan perusahaan di Tebo tidak pernah melaporkan pembukaan lowongan kerja ke Perindagnaker.
Akibatnya, para pencari kerja tidak mengetahui informasi lowongan. Menurut dia, kurang aktifnya perusahaan melaporkan lowongan pekerjaan ini menyebabkan jumlah pengangguran di Tebo tahun ini meningkat.
Dia membeberkan, berdasarkan data pencaker yang masuk, terhitung Januari hingga Desember 2020 sebanyak 5.225 orang. Sementara tahun 2021, hingga November jumlah pencari kerja di tebo sudah mencapai 5.471 orang.
Mayoritas pencaker yang tercatat di PPPTK Kabuten Tebo tamatan SMA. Kemudian disusul tamatan Strata 1 (S1).
‘’Salah satu penyebab menumpuknya jumlah percaker saat ini disebabkan tidak masuknya informasi lowongan pekerjaan yang ada di Tabupaten Tebo, ‘’ katanya.
Menurut Astututi, kejadian ini sangat ironis. Karena jumlah perusahaan yang berooperasi di Tebo cukup banyak.
Namun, mereka tidak melaporkan lowongan kerja ke Disperindag Naker. Sehingga, penyaluran tenaga kerja yang tercatat tidak dapat dilakukan. (IMC01)
Judol Diduga Dikendalikan Dari Perumahan TNI Terbongkar, 11 Orang Diamankan
Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Dikerahkan ke Lapangan
13 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Diganti, Ini Daftar Namanya
DPRD Kota Jambi Desak Andrew’s Party Mart Lengkapi Izin, Tunda Operasional
DPRD Kota Jambi Soroti Videotron di Depan BW Luxury, Singgung Soal Izin dan Tata Ruang