IMCNews.ID, Jambi - Ratusan massa sopir angkutan batu bara yang melakukan aksi di depan kantor Gubernur telah membubarkan diri setelah ditemui langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris.
Dalam kesempatan itu, Haris menjanjikan akan memberikan solusi salah satunya menaikkan ongkos angkut. Dia berjanji akan mengundang seluruh pemegang IUP untuk membicarakan kenaikan ongkos angkut.
Haris memastikan soal tuntutan naikkan tonase angkut menjadi 12 ton tak bisa dikabulkan karena kelas jalan yang tak memungkinkan.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Gubernur, sopir batu bara sepertinya masih belum puas. Karena mereka masih harus menunggu tanpa ada kejelasan kapan mereka akan mendapat kepastian.
Bahkan, para sopir mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika Gubernur dan pihak terkait lainnya gagal memberikan solusi yang memihak kepada sopir.
"Kalau tidak ada kejelasan sampai akhir tahun ini, kami pastikan akan melakukan aksi yang lebih besar dari hari ini. Kami akan kembali menduduki kantor Gubernur," tegas Hendra, pendamping aksi dalam orasinya.
"Sekarang kami akan bubar, tapi kami akan tunggu kejelasan sampai akhir tahun ini. Jika tak ada kejelasan kami akan datang lagi dengan massa yang lebih besar," tambahnya. (IMC01)
Seleksi Pendamping Bedah Rumah Oleh Dinas Perkimtan Provinsi Jambi Kembali Dikritik
Diduga Terima Uang Jadi Calo Rekrutmen Anggota Polri, Dua Personel Polda Jambi Diproses
Pemerintah Segera Gelontorkan Rp20,5 Triliun Bantuan Keuangan ke Daerah
Gubernur Buka Sosialisasi Pencegahan IRET, TCC, Perundungan, dan Bahaya Narkoba di Bungo
Lepas Banteng Jambi United Rebut Piala Soekarno Cup, Edi Ingatkan Pemain Jaga Sportivitas
Di Hadapan Sopir Angkutan Batu Bara, Gubernur Bicara Soal Naikkan Ongkos Angkut