IMCNews.ID - Neymar berhasil diselamatkan dari peristiwa banjir bandang serta tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (4/9/2021) dinihari sekira pukul 00.30 WITA.
Dia ditemukan bersama seorang lainnya bernama Mika. Tapi sayang Mika ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Kedua anak ini ditemukan saat tim SAR melakukan pencarian di lokasi bencana di desa Malapedho, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
"Tim yang terdiri dari BPBD, aparat TNI dan Polri di Ngada dipimpin Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi berhasil menemukan dua korban berusia anak-anak yang menjadi korban bencana alam di Ngada," kata Kasat Reskrim Polres Ngada, IPTU. I Ketut Rai Artika, Sabtu pagi.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor itu mengakibatkan lima rumah tertimbun. Korban Mika masih berusia empat tahun, sementara Neymar Gata, berusia 7 tahun, berjenis kelamin pria, seorang pelajar SD. Keduanya kakak beradik.
"Milka dan Neymar ini adalah kakak adik kandung. Korban bernama Neymar hanya mengalami patah kaki kiri," tambah dia.
Rai juga menambahkan bahwa kejadian longsor terjadi sekitar pukul 00.30 Wita dini hari, saat semua orang sedang lelap tertidur.
Setelah kejadian tersebut warga bersama tim pencarian terhadap korban yang hilang, langsung mencari korban. Namun proses pencarian terhadap para korban terhambat karena suasana di lokasi bencana gelap gulita.
Sabtu pagi, satu unit eksavator berhasil didatangkan dan sudah mulai melakukan pencarian korban dan menggali lima rumah yang tertimbun longsor. Untuk korban yang hilang ujar dia masih dalam pendataan yang dilakukan oleh BPBD Ngada. (IMC01)
Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Dua Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Dituntut Seumur Hidup Oleh JPU Kejari Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen