IMCNews.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, telah menerima vaksin Moderna pada 2 Agustus 2021 untuk disuntikkan kepada 13.246 tenaga kesehatan sebagai vaksin dosis ketiga atau penguat (booster).
Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Sabtu (7/8/2021) mengatakan dengan vaksin penguat tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan semakin terlindungi dalam menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19.
"Khusus untuk tenaga medis, penyuntikan vaksin ini sudah dimulai pada 3 Agustus kemarin dan dilakukan secara bertahap, dan vaksin ini merupakan suntikan ketiga," katanya.
Sementara itu, lanjut Firdaus, untuk masyarakat umum belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua telah ada tambahan vaksin Sinovac, sehingga prosesnya segera dilakukan.
"Jumlah vaksin di tiap daerah disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Gubernur diberikan kewenangan dalam pengaturan oleh pusat," ucapnya.
Kebijakan pemerintah pusat yang mengatur pengiriman vaksin dikirim ke daerah dan telah ditentukan jumlahnya. Bagi Provinsi Riau, jumlah vaksin sudah dibagi pemerintah pusat untuk 12 kabupaten dan kota.
"Jumlahnya ditentukan pusat. Sementara, Pekanbaru membutuhkan lebih banyak vaksin," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar meminta setiap kabupaten/kota di wilayahnya untuk bersabar menunggu kedatangan vaksin dari Jakarta, dan jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan.
Pelaksanaan vaksinasi nantinya juga tidak hanya dilakukan di satu tempat guna menghindari kerumunan warga.
"Minat dari masyarakat untuk vaksinasi sangat tinggi, makanya pelaksanaan vaksinasi ini kami sarankan harus dilaksanakan di beberapa tempat jangan hanya satu tempat," ujar Syamsuar. (IMC01)
Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP Setelah Jadi Tersangka Penyadapan
Lahan Eks Karhutla Ditanami Sawit, Al Haris Minta APH Usut Motif Pembakaran Untuk Perkebunan
Polri Tetapkan Tiga Tersangka, Skandal Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Golkar Lepas Tangan Soal Kasus yang Seret Nusron Wahid, KPK Jadwal Ulang Pemanggilan
13.122 Hektare Lahan Konsesi Terbakar, WALHI Laporkan Sembilan Perusahaan ke Polda Jambi