IMCNews.ID, Tebo - Dua remaja tenggelam di sungai saat bermain bola di pulau Pacinan (Delta Pasir Sungai Batanghari) bersama sejumlah teman-temannya, Selasa (3/8/2021) sekira pukul 16.00 WIB.
Dua remaja berusia 13 tahun itu bernama Devin dan M. Dika Faturahman. Keduanya merupakan warga Kelurahan Tebing Tinggi, RT 01, RW 05, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.
Salah seorang warga, Marzuki mengatakan, kedua korban dan teman-temannya sudah dilarang warga untuk main bola di lokasi kejadian. Namun mereka tak mengindahkan larangan dan tetap main di lokasi.
Kedua korban lalu berupaya mengambil bola yang tercebur ke sungai. Namun, bukan bola yang didapat, keduanya malah tenggelam dan hanyut terbawa arus. Jenazah keduanya baru ditemukan sekitar satu jam setelah kejadian.
Lurah Tebing Tinggi, Ahmad Zulfahmi, jasad korban atas nama Dika ditemukan sekitar pukul 17.24 WIB. Dia ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal tenggelam.
"Sempat dibawa ke rumah sakit dan diperiksa dokter. Namun dia sudah tidak ada (meninggal dunia)," katanya.
Kemudian sekitar setengah jam kemudian, pada pukul 18.15 WIB korban kedua Kevin berhasil ditemukan. Lokasinya tidak jauh dari korban pertama ditemukan. Namun korban kedua ini ditemukan lebih dekat sekitar 30 meter dari titik tenggelam. "Dia ditemukan dalam keadaan sudah kaku. Jadi langsung dibawa ke rumah duka," jelasnya.
Masyarakat kelurahan Tebing Tinggi secara swadaya melakukan pencarian korban menggunakan sampan dan jala. Pada proses pencarian, kedua korban ditemukan setelah jala dilempar. Pada saat pencarian, ratusan warga juga turut menyaksikan. (IMC01)
Ribuan Nopol Kendaraan Diblokir Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Lahan Konsesi Terbakar, Dua Perusahaan Dibidik Polda Jambi Terkait Karhutla
Gubernur Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Dalam Rangka HUT TNI Ke-81
Febrie Adriansyah Diserahkan ke JPU Kejari Jaksel, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Malahayati Tidak Membagikan Sapi Limosin: Ketika Analogi Sejarah Perlu Diuji
Atlet Petanque Jambi Topan Satria Dipanggil Ikuti Seleksi World Cup 2026