IMCNews.ID, Jambi - Meningkatnya kasus covid-19 khususnya di Kota Jambi membuat Pemkot Jambi harus melakukan upaya antisipasi. Pemerintah Kota Jambi berencana akan menambah ruang pasien di beberapa rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, ruang isolasi bakal ditambah di beberapa rumah sakit. Di antaranya, di RSUD Abdul Manap, RS Mitra Hospital, RS Kambang, RS Jiwa dan RS Abdurrahman Sayoeti.
"Sudah kita tinjau, untuk RS Abdurrahman Sayoeti tidak kita buka untuk pasien umum, khusus menangani pasien Covid-19 untuk di Seberang," jelasnya.
BACA JUGA : 414 Orang Dinyatakan Positif
Sementara untuk RSUD Abdul Manap Kota Jambi akan ditambah 20 tempat tidur.
"Jadi kondisinya sekarang 40 ruang isolasi dan 8 ruang ICU. Ditambah 20 tempat tidur lagi," tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa akan ada penambahan 150 tempat tidur lagi untuk penanganan Covid-19.
"Karena sekarang tidak diperkenankan lagi masyarakat menentukan sendiri Isolasi Mandiri, yang menentukan adalah tenaga kesehatan," katanya.
Fasha juga mengatakan, pada PPKM Level 4 ini, sesuai instruksi Mendagri, setiap harinya harus melakukan tracing sebanyak 1.200 orang. Sehingga risikonya terjadi kenaikan pasien Covid-19 yang signifikan.
"Ada testing PCR dan Antigen," katanya.
Ia berharap tidak hanya Kota Jambi yang diberikan target testing tersebut. Tapi juga kabupaten/kota lain yang di perkuat dengan SK Gubernur.
"Karena nanti Kota Jambi makin membaik, kabupaten lain justru sebaliknya. Karena masyarakat Kabupaten melakukan mobilitas ke kota Jambi sehingga bisa saja terjadi penularan kembali. Makanya kita berharap pemerintah Provinsi memberikan kuota testing kepada kabupaten/kota lainnya," pungkasnya. (IMC01)
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K
Warga Pematang Sulur yang Hilang Saat Mancing di Buluran Kenali Belum Ditemukan
Masih Nekat Mainkan Harga Sawit di Tingkat Petani, Perusahaan Bakal Ditindak Tegas
Oknum Pengasuh Ponpes di Tebo Diduga Cabuli Sejumlah Santriwati, Begini Modusnya