IMCNews.ID, Jambi - Sebuah postingan di laman Facebook atas nama Khosiah SMK mendadak menjadi perhatian. Di statusnya dia menulis RSUD Ahmad Ripin Sengeti dan rumah sakit di Kota Jambi menolak pasien yang diduga terjangkit covid-19, pada 27 Juli 2021.
Dalam postingannya, Khosiah SMK menceritakan seorang Ibu di Simpang Bertam Ness, RT 12 yang sedang hamil 7 bulan, diduga terpapar covid 19. Kondisi itu diketahui saat diperiksa ke Bidan sehingga harus menunggu hasilnya 10 hari ke depan.
Kemudian, mudian si Bumil (ibu hamil) di bawa ke Klinik Mendalo dan dinyatakan positif covid 19. Ibu hamil itu kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Ripin, Sengeti.
BACA JUGA : IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Ditutup Sementara
Namun saat tiba di RSUD tersebut, ibu hamil diduga ditolak pihak rumah sakit. Bahkan ada omelan yang mengatakan seharusnya pasien tidak dimasukan ke IGD.
Kemudian, ibu hamil itu dibawa ke beberapa rumah sakit di kota Jambi. Namun semuanya menolak dengan berbagai alasan. Mulai dari kamar penuh hingga alasan lain yang tidak masuk akal.
Akhirnya ibu hamil tersebut dibawa pulang. Namun bidan di Bertam kembali menyarankan untuk dibawa ke RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, didampingi ketua RT 12 Bertam.
Tapi, sesampainya disana, Bumil tersebut ditolak lagi oleh rumah sakit plat merah tersebut. Linda, bidang Medis RSUD Ahmad Ripin mengatakan tidak ada pasien covid-19 diterlantarkan.
‘’Yang banyak tadi tu pasien vaksin, yang mau melakukan suntikan vaksin,’’ katanya.
Sementara Kadis Kesehatan Muarojambi, Afifudin mengatakan ibu hamil 7 bulan warga Bertam sudah tertangani di RSUD Ahmad Ripin Selasa siang. Dia menjelaskan, saat ibu hamil itu ke Rumah Sakit, uji klinisnya belum keluar, hanya berdasar test Antigen.
‘’Penanganannya bisa isolasi mandiri. Di Samping itu, kita hanya memiliki dua dokter kandungan. Keduanya baru Isolasi mandiri," katanya.
Kemudian, lanjut Afifudin, pihaknya mengontak dokter kandungan dari RS Sungai Gelam sehingga ibu tersebut bisa ditangani.
“Tadi siang Bumil warga Bertam yang terpapar covid-19 sudah tertangani di RSUD Ahmad Ripin, ” sebutnya. (*)
Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci
Lebih Dari 10 Tahun Rusak, Kemas Faried Respon Keluhan Warga RT 17 Simpang Rimbo Soal Jalan
Menhut Minta Aparat Terkait Waspada, Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
BPOM Diminta Ambil Sampel dan Periksa Makanan MBG dari 46 SPPG di Kota Jambi Secara Berkala
Lepas 442 JCH Kloter BTH 19, Gubernur Ingatkan Jamaah Fokus Ibadah
IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Ditutup Sementara