Kota Jambi Juara Umum, Berikut Peringkat MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026

Minggu, 08 November 2026 - 10:57:26 WIB

Gubernur Jambi Al Haris bersama pemenang MTQH
Gubernur Jambi Al Haris bersama pemenang MTQH

IMCNews.id– Kafilah Kota Jambi tampil sebagai yang terbaik dalam Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Dengan mengoleksi 674 poin, Kota Jambi sukses merebut gelar juara umum sekaligus meninggalkan pesaing terdekatnya, Kabupaten Muaro Jambi, dengan selisih 259 poin.

Kepastian tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 yang ditetapkan di Kota Jambi, Sabtu (7/11/2026).

Kabupaten Muaro Jambi menempati posisi kedua dengan 415 poin, disusul Kabupaten Tanjung Jabung Barat di peringkat ketiga dengan 402 poin.

Kota Sungai Penuh berada di urutan keempat dengan 246 poin. Berikutnya, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengumpulkan 220 poin dan Kabupaten Batang Hari 213 poin.

Adapun Kabupaten Merangin menempati posisi ketujuh dengan 176 poin, Sarolangun 155 poin, Bungo 122 poin, Tebo 90 poin, dan Kerinci 71 poin.

Berikut hasil akhir peringkat MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026:

1. Kota Jambi – 674 poin

2. Kabupaten Muaro Jambi – 415 poin

3. Kabupaten Tanjung Jabung Barat – 402 poin

4. Kota Sungai Penuh – 246 poin

5. Kabupaten Tanjung Jabung Timur – 220 poin

6. Kabupaten Batang Hari – 213 poin

7. Kabupaten Merangin – 176 poin

8. Kabupaten Sarolangun – 155 poin

9. Kabupaten Bungo – 122 poin

10. Kabupaten Tebo – 90 poin

11. Kabupaten Kerinci – 71 poin

Al Haris Ingatkan Makna Prestasi

Gubernur Jambi Al Haris secara resmi menutup MTQH ke-55 di lapangan depan Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (7/11/2026) malam.

Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi seluruh kafilah yang telah berkompetisi serta Pemerintah Kota Jambi selaku tuan rumah yang telah memberikan pelayanan kepada peserta, official, dan dewan hakim selama penyelenggaraan.

Ia menegaskan, MTQH tidak semestinya hanya dimaknai sebagai ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan masyarakat.

“Janganlah kita hanya berpatokan kepada siapa yang menjadi juara. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita mengamalkan nilai-nilai dan isi kandungan Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Al Haris.

Kepada peserta yang meraih prestasi, ia berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat pengamalan ajaran agama.

Al Haris juga meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di seluruh kabupaten dan kota agar tidak mengendurkan pembinaan terhadap peserta berprestasi. Pembinaan harus dilakukan secara terarah dan berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten dan kota.

Menurutnya, kualitas penyelenggaraan MTQH juga perlu terus ditingkatkan setiap tahun. Dengan pembinaan yang konsisten, potensi generasi Qurani di Provinsi Jambi diharapkan semakin berkembang dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Penutupan MTQH ke-55 turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, serta para wakil bupati dan wakil wali kota se-Provinsi Jambi.

Gelar juara umum yang diraih Kota Jambi menjadi capaian penting dalam perhelatan tahun ini. Namun, pesan Gubernur menjadi pengingat bahwa keberhasilan MTQH tidak berhenti pada perolehan poin dan trofi.

Nilai tertingginya terletak pada sejauh mana Al-Qur’an dan hadis menjadi pedoman yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. ***



BERITA BERIKUTNYA