IMCNews.ID, Sungaipenuh - Jalur Sungai Penuh-Tapan sudah mulai bisa dilalui pasca longsor yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) lalu.
"Sudah, sudah bisa dilalui untuk kendaraan kecil roda empat, kondisinya memang masih licin (bekas longsor)," kata Kasat Lantas Polres Kerinci Iptu Into Sujarwo, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar tengah melakukan upaya pembersihan di lokasi bekas longsor.
Selain itu, untuk mengantisipasi longsor di wilayah Jambi, BPJN Jambi bersama Dinas PUPR Kota Sungai Penuh saat ini telah menerjunkan tiga alat berat untuk disiagakan di kilometer 13.
Kebijakan itu dilakukan karena hujan masih sering turun, ditambah ruas tersebut merupakan salah satu daerah rawan longsor.
Ia mengimbau masyarakat yang melintasi ruas jalan Sungai Penuh-Tapan agar selalu waspada dan memantau kondisi terkini supaya tidak terjebak saat terjadi longsor susulan.
"Pemkot Sungai Penuh dan BPJN juga menerjunkan alat di ruas rawan longsor, untuk mengantisipasi jika ada longsor di wilayah Sungai Penuh," jelasnya.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, Yosrizal juga menyatakan ruas jalan Jambi-Sumbar jalur Tapan sudah bisa dilalui.
Namun dia tetap menyarankan pengendara tetap meningkatkan kewaspadaan selama melintasi jalur yang sebelumnya terdampak longsor, mengingat kondisi jalan masih licin.
"Sudah bisa dilalui, sudah lancar (ruas Sungai Penuh-Tapan)," katanya. (*)
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Gubernur Tekankan Hut Ke-27 Sarolangun Harus Jadi Momen Evaluasi
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot