Bahlil Sebut Rencana Pembatasan Pertalite Masih Dalam Kajian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:46:20 WIB

IMCNews.ID, Jakarta - Rencana pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat untuk desil 9 dan 10 masih sampai saat ini masih dalam kajian.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, saat ini distribusi Pertalite masih berjalan seperti biasa.

“Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya,” kata Bahlil, Rabu (19/8) lalu.

Sampai ada putusan soal pembatasan subsidi ini, dia mengatakan bahwa distribusi Pertalite masih berlangsung seperti saat ini.

Aturan 200 liter Pertalite per hari untuk bus dan truk, serta 50 liter per hari untuk kendaraan roda empat masih berlaku.

Bahlil menyampaikan Pertalite ditujukan untuk masyarakat yang berhak akan subsidi energi.

“Yang sudah kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat, lah. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembatasan subsidi BBM untuk desil 10 dapat menghemat sekitar 10 persen dari anggaran subsidi energi.

“Yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin akan coba nanti berapa bulan ke depan yang desil 10 kita batasin dulu," ungkap Purbaya usai Rapat Kerja (Raker) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Sebagaimana diketahui, pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp210,1 triliun, atau sekitar 65,87 persen dari total anggaran subsidi dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp318,9 triliun.

Sedangkan, apabila digabung dengan kompensasi, maka anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah untuk ketahanan energi sebesar Rp381,3 triliun.

"Nanti ada penghematan (anggaran) tapi kita masih hitung. Kira-kira ya sepersepuluhnya kalau saya enggak salah. Ambil flat-nya sepersepuluh,” ujarnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA