IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris memberi sinyal bahwa pada tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tak akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Menurutnya, Pemprov Jambi tengah fokus untuk memberdayakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Kalau menerima pegawai baru, kita khawatir nanti (anggaran) membengkak untuk belanja (gaji) pegawai, maka kita sulit untuk membangun daerah," ungkapnya, Kamis (2/7/2026).
Di samping itu, menurut Al Haris, ada aturan soal gaji pegawai tidak boleh di atas 30 persen dari total belanja daerah.
Tapi jika memang ada peluang untuk penerimaan CPNS, Al Haris menjelaskan penerimaan hanya dibuka untuk beberapa formasi.
"Yang ditambah kebutuhan wajib, contohnya guru bidang studi yang pensiun namun tidak ada penggantinya, ini penting kita menerima. Dokter spesialis yang masih minim seperti bedah jantung misalnya, itu yang kita harapkan," ungkapnya. (*)
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla
Ribuan Titik Panas Kepung Area Konsesi, Monopoli Air Dituding Akar Rusaknya Ekosistem Gambut
Puluhan Perusahaan Berpotensi Kena Sanksi Rp15 Triliun Terkait Karhutla
Angka Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Masyarakat, BPS: Terus Dimutakhirkan
Pengumuman Hasil Seleksi Jabatan di Pemprov Jambi Molor, Tunggu Verifikasi BKN