Sekda Sudirman Lepas JCH Jambi Kloter 23, Doakan Keselamatan dan Kemudahan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:50:27 WIB

Pelepasan jamaah oleh Sekda Sudirman.
Pelepasan jamaah oleh Sekda Sudirman.

IMCNews.ID, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman melepas keberangkatan 445 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 23, Senin (18/05/2026) dinihari.

Dalam kloter ini tergabung JCH asal Kerinci 1 orang, Kota Sungai Penuh 128,  Batang Hari 210 dan Merangin 101 orang. Termasuk juga di dalamnya petugas haji TPHD 1 orang serta PPIH 4 orang.

Sekda Sudirman mengucapkan selamat kepada para jamaah haji dan mendoakan agar semua tiba di tujuan dengan selamat.

“Semoga bapak-ibu semua sampai ke Makkah dengan selamat dan mendapatkan haji yang mabrur,” ujar Sekda.

"Kami semua mendoakan keselamatan, kemudahan, kesehatan lahir batin, dan kelancaran perjalanan Bapak, Ibu, Saudara,  sekalian untuk menunaikan ibadah rukun islam yang ke-5, hingga pulangnya nanti ke tanah air," lanjutnya.

Sekda Sudirman juga mengimbau para jamaah untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Ia menekankan pentingnya menjaga stamina dan mematuhi anjuran kesehatan agar bisa melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik.

Khusus untuk Kloter 23, diberitahukan bahwa mereka akan langsung menuju Makkah.

Selain itu, Sekda Sudirman mengingatkan agar para jamaah memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri sehingga kesan ibadah haji semakin mendalam.

“Jaga kesehatan, banyak beribadah, dan pulanglah ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.

Pelepasan ini merupakan bagian dari rangkaian pemberangkatan jamaah haji Provinsi Jambi tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab menyampaikan pentingnya kesiapan fisik dan kepatuhan jamaah terhadap arahan petugas setelah menjalani tahapan one stop service.

Mengingat kondisi di Kota Suci Makkah saat ini tengah memasuki puncak kepadatan menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA).

Untuk itu ia mengingatkan jamaah agar memprioritaskan kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ibadah wajib menjelang puncak pelaksanaan haji di ARMUZNA.

"Masuk ke Makkah itu 9 hari menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA). Oleh karena itu jaga kesehatan, laksanakan umrah wajib, setelah itu istirahat, dan pemerintah melarang melaksanakan city tour sebelum ARMUZNA. Karena kondisi Masjidil Haram mengalami puncak kepadatan karena seluruh jamaah haji dari Madinah sudah digeser ke Makkah,” tegasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA