Satu Desa di Merangin Terisolasi Akibat Longsor, Satu Jembatan Putus

Sabtu, 09 Mei 2026 - 11:12:11 WIB

Kondisi longsor yang memutus akses jalan menuju desa Koto Rawang, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin.
Kondisi longsor yang memutus akses jalan menuju desa Koto Rawang, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin.

IMCNews.ID, Bangko - Satu desa di Merangin, tepatnya Desa Koto Rawang, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi terisolasi akibat longsor, Kamis (7/5/2026).

Akibatnya akses jalan penghubung menuju wilayah tersebut terputus. Longsoran yang terjadi di tiga titik menimbun seluruh badan jalan.

Bahkan satu menuju desa berpenduduk sekitar 250 jiwa itu rusak mengakibatkan akses jalan menuju Desa Koto Rawang itu lumpuh total.

‘’Jadi menurut tim kami, tiga titik longsor tersebut panjangnya sekitar 100 meter, material longsor menutup penuh badan jalan, sehingga jalannya sama sekali tidak bisa dilalui. Kondisi jalan juga berlumpur dan sangat licin," sebut Kepala Pelaksana BPBD Merangin Muhamad Sahiri.

Selain longsor, intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat satu jembatan penghubung menuju desa itu hanyut tersapu arus sungai.

"Dalam waktu dekat Dinas PUPR Merangin menurut kadisnya, akan segera menurunkan alat beratnya ke tiga titik longsor di sepanjang jalan menuju Desa Koto Rawang," ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin, Risdiansyah, Jumat (8/5/2026) kemarin mengatakan pihaknya masih melakukan upaya penanganan.

"Kita upayakan, alat dari pemerintah kabupaten tidak bisa menembus akses ke sana, jalannya tidak bisa untuk kendaraan pemindah alat berat (trado), kami sedang upayakan cari alat berat di sekitar sana," katanya.

Upaya pembukaan akses jalan tersebut tengah dilakukan menggunakan alat berat milik masyarakat atau perusahaan yang ada di sekitar wilayah Jangkat.

Pasalnya, kondisi di lokasi tak memungkinkan untuk memobilisasi alat berat dari ibukota Kabupaten.

Sebab, jalan menuju wilayah tersebut belum layak yang masih bersifat pengerasan. Sehingga kendaraan pengangkut tidak bisa melintas.

"Jalan itu satu satu-satunya akses keluar masuk menuju sana (Koto Rawang), tidak ada jalan lain, nanti jembatan kemungkinan desa membuat jembatan darurat,” sebutnya. (*)

 



BERITA BERIKUTNYA