IMCNews.ID, Jambi - Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi meninjau perkembangan pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jambi di wilayah Seberang Kota Jambi, Sabtu (7/3/2026) kemarin.
Tinjauan itu dilakukan untuk memastikan fasilitas kesehatan tersebut dapat berjalan optimal bagi masyarakat. Kemas Faried mengatakan, Kota Jambi mendapatkan bantuan pemasangan lampu jalan yang akan diprioritaskan di wilayah Kelurahan Arab Melayu, Pelayangan, Kota Jambi.
“Insya Allah mulai hari senin nanti mulai dipasang. Harapan kami pemasangan ini selesai sebelum lebaran, jadi masyarakat dapat menggunakan jalan tersebut lebih aman," ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan lampu jalan tersebut sangat penting, mengingat kawasan itu menjadi akses menuju RS Adhyaksa.
Kemas Faried juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, Camat dan Lurah terkait dengan rencana pemasangan lampu jalan tersebut.
Pada kesempatan itu, Kemas Faried mengapresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin yang telah memberikan dukungan besar terhadap pembangunan sarana dan prasarana bagi masyarakat Kota Jambi melalui kehadiran RS Adhyaksa.
"Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Kajagung yang sudah optimal memberika layanan yang luar biasa saran prasarana kepada kami masyarakat Kota Jambi dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap," katanya.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, anggota DPR RI, serta Wali Kota Jambi yang telah mendorong realisasi pemasangan lampu jalan di kawasan tersebut.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, teman-teman DPR RI, Wali Kota Jambi yang sudah mendorong bagaimana realisasi lampu tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (*)
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla
Ribuan Titik Panas Kepung Area Konsesi, Monopoli Air Dituding Akar Rusaknya Ekosistem Gambut
Puluhan Perusahaan Berpotensi Kena Sanksi Rp15 Triliun Terkait Karhutla
Angka Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Masyarakat, BPS: Terus Dimutakhirkan
Gubernur Al Haris Tinjau Bendungan PLTA Danau Kerinci, Lepas 10.000 Benih Ikan