IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah.
Tetapi yang lebih penting membangun akhlak anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini.
Hal tersebut dikemukakannya saat Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat Kota Jambi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.
Gubernur Al Haris mengatakan, Ramadan jadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat.
"Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah,” katanya.
Dia menjelaskan Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi. Bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua.
"Kemaren saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya,” katanya.
Menurutnya, kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional.
“Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang," imbuhnya.
Gubernur Al Haris juga mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.
“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang berjalan sangat baik umumnya.
"Untuk secara umum, semua program dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan terarah karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi tingkat provinsi agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata," ujar Wali Kota Jambi.
Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting.
Program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi.
Selain itu bantuan CSR Bank 9 Jambi Rp20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi berupa 20 paket.
Selain itu Baznas Kota Jambi juga memberikan bantuan kepada warga dan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Jambi senilai Rp5 juta. (*)
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Batik Air Terbang Perdana Jakarta-Bungo, Gubernur: Pemicu Pemerataan Pembangunan
Apresiasi Peran Polantas, Jurnalis di Jambi Berbagi Tali Asih
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum dan Berikan Dukungan Pembangunan Pesantren
Kemas Faried Tenggat Bank Jambi Normalkan Layanan Sebelum 1 Maret