Ditinggal Tanpa Dirapikan, Warga Keluhkan Pembangunan Jaringan Gas Baru di Kota Jambi

Senin, 23 Februari 2026 - 17:11:08 WIB

Kondisi lubang yang ditinggalkan pekerja di lapangan.
Kondisi lubang yang ditinggalkan pekerja di lapangan.

IMCNews.ID, Jambi - Warga perumahan Istana Tamarona (dulu Adipura Indah, red) mengeluhkan pekerjaan pembangunan jaringan gas baru di wilayahnya.

Salah seorang warga, Matlawan menilai pekerja hanya melakukan pekerjaan sesuai keinginannya tanpa memikirkan lingkungan.

“Kami lihat kontraktor dan pekerja ini sembrono melakukan pekerjaan di Istana Tamarona. Lubang dibiarkan saja ditinggalkan menganga,” keluhnya.

Dia menilai, seharusnya kontraktor maupun pekerja lapangan tidak meninggalkan pekerjaan yang belum dirapikan.

“Lubang ini dibiarkan, pekerjanya sudah tidak ada lagi entah kemana. Harusnya dirapikan lagi lah setelah digali,” katanya sambil menunjuk lubang menganga dekat rumahnya.

Dia mengaku bukannya tidak mendukung upaya yang tengah dilakukan pemerintah untuk mengejar ribuan sambungan jaringan gas baru.

“Pekerja juga jangan asal-asalan begini pekerjaannya. Malah terkesan merugikan masyarakat,” keluhnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sendiri menargetkan penambahan sebanyak 50 ribu sambungan jaringan baru.

"Penambahan sambungan jaringan gas rumah tangga ini terus diperjuangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Jambi,” kata Wali Kota Jambi Maulana.

Maulana sendiri menerima audiensi dengan Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Rabu (21/1/2026).

Pembangunan jaringan gas baru ini merupakan kelanjutan dari program yang sama sebelumnya.

Di mana, Pemkot Jambi telah melakukan 13.235 sambungan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukung di Kota Jambi pada tahun 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelanggan jaringan gas di Kota Jambi hingga saat ini mencapai 13.226 sambungan rumah (SR) dengan 11.025 SR aktif.

"Mudah-mudahan kehadiran langsung ini dapat menunjukkan keseriusan pemerintah daerah sehingga mendapat respons positif dan Kota Jambi kembali memperoleh bantuan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya," kata Maulana. (*)



BERITA BERIKUTNYA