Harga Batu Bara Awal Februari Naik Jadi 106,11 Dolar Per Ton

Rabu, 04 Februari 2026 - 10:18:53 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

IMCNews.ID, Jakarta - Harga batu bara acuan (HBA) periode I Februari 2026 naik dari sebelumnya 104,03 dolar AS menjadi 106,11 dolar AS per ton.

Harga ini diketahui berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 47.K/MB.01/MEM.B/2026.

Selain harga acuan dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg yang mengalami peningkatan, harga batu bara acuan (HBA) I, II, dan III juga turut mengalami perubahan.

Dalam keputusan itu harga batubara acuan dibagi menjadi empat kategori berdasarkan nilai kalori.

Berikut nilai HBA, HBA I, HBA II dan HBA III yang berlaku untuk tanggal 1 Februari–14 Februari 2026:

1. HBA (6.322 GAR): 106,11 dolar AS per ton (naik apabila dibandingkan HBA Periode II Januari 2026 sebesar 102,03 dolar AS);
2. HBA I (5.300 GAR): 73,96 dolar AS per ton (naik apabila dibandingkan HBA Periode II Januari 2026 sebesar 71,61 dolar AS);
3. HBA II (4.100 GAR): 48,21 dolar AS per ton (turun apabila dibandingkan HBA Periode II Januari 2026 sebesar 48,39 dolar AS);
4. HBA III (3.400 GAR): 35,83 dolar AS per ton (naik apabila dibandingkan HBA Periode II Januari 2026 sebesar 35,38 dolar AS).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan, pihaknya akan memangkas produksi batu bara menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026.

Angka itu turun nyaris 200 ton dibandingkan produksi batu bara pada 2025 sebesar 790 juta ton.

Menurutnya emangkasan produksi tersebut bertujuan untuk menjaga harga komoditas di level global.

Saat ini, batu bara yang diperdagangkan secara global mencapai 1,3 miliar ton per tahun. Dari jumlah tersebut, Indonesia berkontribusi sekitar 514 juta ton.

"Supaya harga bagus dan tambang ini juga kita harus wariskan kepada anak cucu kita. Jadi jangan cara berpikir kita mengelola sumber daya alam itu seolah-olah harus selesai semua sekarang," ucap Bahlil. (*)



BERITA BERIKUTNYA